Kakanwil Kalbar Pramella Yunidar Pasaribu Tunjukkan Integritas Dorong Indikasi Geografis

0
103
Foto : Kakanwil Kalbar, Pramella Yunidar Pasaribu

Jakarta, NAWACITAPOST – Indikasi geografis memang sangat diperlukan utama saat menghadapi guncangan pandemi Covid 19. Sehingga menjadi target utama dalam memajukan perekonomian. Seperti harapan Presiden Joko Widodo atau Jokowi melalui Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna. Lantas Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kalimantan Barat (Kalbar) Pramella Yunidar Pasaribu mampu mengaplikasikannya lewat kinerja di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Terutama dalam rangka HUT (Hari Ulang Tahun) Dharma Karyadhika.

Foto : Kegiatan kunjungan kerja Direktur Merk Nofli ke Kanwil Kemenkumham Kalbar

Indikasi geografis ditekankan pada Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Yasonna pernah menyampaikan pada 3 Juli 2020 kepada Nawacitapost. Indikasi geografis bisa berkontribusi besar nantinya untuk negara. Terutama sebagai bidang pelayanan yang dijadikan bagian penting untuk membangkitkan gairah roda perekonomian. Terutama disaat menghadapi pandemi Covid 19. Tentunya utama bisa menjadi sumber PNBP untuk APBN,” jelasnya.

BACA JUGA: Kepala Daerah Tolak Omnibus Law, Mau Terus Korupsi dan Pungli?

Yasonna menambahkan. Indikasi geografis bisa memberikan perlindungan hukum bagi pencipta atau penemu. Memberikan hak khusus untuk mengkomersialkan karya ciptanya. Mendorong kegiatan penelitian dan pengembangan untuk penemuan baru di berbagai bidang teknologi. Memberikan keleluasaan membuat kepada para pencipta supaya karyanya bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Foto : Kakanwil Kalbar Pramella Yunidar Pasaribu berkegiatan

Yasonna pun melanjutkan penjelasan bahwa ada keterkaitan dengan industry. “Peningkatan dan perlindungan HKI akan mempercepat pertumbuhan industri. Menciptakan lapangan kerja baru. Mendorong pertumbuhan ekonomi. Meningkatkan kualitas hidup manusia yang memberikan kebutuhan masyarakat secara luas. Memberikan perlindungan hukum dan sekaligus sebagai pendorong kreativitas bagi masyarakat agar bisa menciptakan tanpa rasa takut. Meningkatkan produktivitas dan daya saing produk Indonesia,” pungkasnya.

BACA JUGA: Cikeas, Dalang Provokator Demo Buruh Tumbangkan Jokowi?

Oleh karenanya Kakanwil Kalbar Pramella Yunidar Pasaribu melaksanakan kunjungan kerja (kunker) di kabupaten Sanggau pada 17 September 2020. Salah satu agenda kunker Kakanwil Kalbar, Pramella Yunidar Pasaribu bertemu dengan Bupati Sanggau Paolus Hadi. Kakanwil Kemenkumham Kalbar, Pramella Yunidar Pasaribu mengatakan. Kunker tersebut merupakan salah satu upaya untuk menjalin silaturahmi. Selain itu, kunker juga guna untuk mengangkat indikasi geographis yang ada di Kabupaten Sanggau. “Satu hal dari keberadaan kami di ini (Sangggau) bagaimana mengangkat daripada indikasi geografis yang ada di Kabupaten Sanggau,” ungkapnya.

Foto : Kakanwil Kemenkumham Kalbar Pramella Yunidar Pasaribu berkegiatan

Pramella mengapresiasi sesuatu yang menjadi buah pemikiran dari Bupati Sanggau. Yang mana mampu untuk berusaha untuk memberikan contoh kepada masyarakat, terkait hak cipta yang sudah disampaikan. “Kita apresiasi kepada Pak Bupati, ini menjadi contoh bagi masyarakat. Sekarang lagu mars Kota Sanggau sudah mendapatkan pendaftaran kekhususan dari kami sebagai hak kekayaan intelektual. Itu yang pertama,”paparnya.

BACA JUGA: Idealisman Dachi Maksa Menguasai Mobil Dinas?

Pramella mencontohkan, adalah seperti dari segi makanan yang menjadi ciri khas daripada Kabupaten Sanggau. Utamanya untuk didaftarkan pada Kemenkumham agar tidak menjadi hilang. “Dan menjadi ini adalah ciri khas dari Kabupaten Sanggau,”pungkasnya. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?