Kakanwil Gorontalo Budi Sarwono Buat Inovasi Silahuhago Majukan Kemenkumham

0
121
Foto : Kakanwil Gorontalo Budi Sarwono

Jakarta, NAWACITAPOST – Setiap Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) selalu berusaha memberikan inovasi program – program Kemenkumham. Termasuk juga Kakanwil Gorontalo Budi Sarwono pun demikian. Berusaha menjalankan instruksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna. Dirinya bersama jajaran Kanwil Kemenkumham Gorontalo membuat inovasi yang diberi nama Silahuhago. Kemudian juga bertekad kuat meraih WBK (Wilayah Bebas Korupsi) pada tahun 2020. Terutama HUT (Hari Ulang Tahun) Dharma Karyadhika.

Foto : Surat Pencatatan Ciptaan

Budi Sarwono mengabadikan inovasi yang dibuat ke Surat Pencatatan Ciptaan. Bahwasanya sangat mendukung adanya Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Tertulis tanggal dan tempat diumumkan untuk pertama kalinya di wilayah Indonesia atau diluar wilayah Indonesia pada 26 Juni 2020 di Gorontalo. Masa berlakunya 50 tahun sejak ciptaan tersebut pertama kali dilakukan pengumuman.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Surat Pencatatan Ciptaan ditandatangani oleh Freddy Harris selaku Dirjen Kekayaan Intelektual, Merupakan sinergi nyata antara Kakanwil Gorontalo Budi Sarwono dengan Direktur Merk Nofli di Ditjen HKI dibawah kepemimpinan Freddy Harris. Silaluhago adalah Sistem Layanan Hukum dan HAM Gorontalo. Merupakan aplikasi berbasis WhatsApp dan dibuat dengan tujuan memudahkan masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang Layanan di Kantor Wilayah Kemenkumham. Silaluhago sendiri telah dipublikasikan melalui Neon Box, dialog interaktif siaran radio dan videotron.

Foto : Jajaran Kanwil Kemenkumham Gorontalo

Adapun didalamnya akan muncul menu diantaranya Pelayanan Hukum dan HAM, Pelayanan Masyarakat, Pelayanan Imigrasi dan Pelayanan Administrasi. Namun, Budi Sarwono juga memberikan inovasi program Kemenkumham lainnya. Yakni Sipakumhago (Sistem Informasi Pengendalian Akuntabilitas Kinerja Kantor Wilayah Kemenkumham Gorontalo), Hallo Migo (Hallo Imigrasi Gorontalo), Lazinta (Layanan Izin Tinggal), Silaytekpas (Sistem Layanan Teknis Pemasyarakatan), Robin (Monitoring, Kontrol dan Bagasi Kegiatan) dan My Rincian (Rincian Tunjangan Kinerja Pegawai). (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Idealisman Dachi Abaikan Sektor Pariwisata dan Perikanan Nias Selatan?