Najwa Shihab Bincang Kursi Kosong Menkes Terawan, Jurnalis Gagal?

0
1068
Foto : Menkes Terawan dan Najwa Shihab

Jakarta, NAWACITAPOST – Belakangan nama Najwa Shihab menghebohkan publik. Belum usai berbincang dengan Menko Maritim Investasi dinilai ada unsur provokasi, justru menambah lagi. Najwa Shihab melakukan bincang kursi kosong. Yang mana dimaksud hadir sebagai kursi kosong adalah Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan. Pasalnya Terawan menolak datang memenuhi undangan sebagai pembicara di tayangan program yang dipandu oleh Najwa Shihab. Berulang kali pula Najwa Shihab mengundang Terawan tetapi tak kunjung datang. Najwa Shihab memberikan kursi dan panggungnya kepada tokoh yang diharapkan hadir memberikan penjelasan pada 29 September 2020. Dengan adegan seolah – olah Menteri Terawan ada di depannya, Najwa Shihab menghujani beragam pertanyaan kepada kursi kosong yang ada di depannya. Najwa pun memberikan pernyataan. Bahwasanya dia hanya memberikan pertanyaan. Najwa Shihab juga menyadari jika wawancara bisa menimbulkan berbagai polemik, termasuk tuduhan melakukan persekusi. Najwa Shihab pun sempat menanyakan ke Menko Maritim Investasi Luhut Binsar Padjaitan pada bincang 23 September 2020. Yakni terkait tidak mau memenuhi undangan program tayangan Najwa Shihab. Najwa Shihab mengatakan bahwa kini Menkes Terawan sudah jarang tampil di publik. Menteri Kesehatan nih irit sekali tampil ke publik saat pandemi. Padahal banyak sekali urusan yang perlu diklarifikasi, yang memang portofolio dan tanggung jawabnya. Ada atau tidaknya instruksi pembatasan untuk Menkes muncul.

BACA JUGA: Istana Rakyat Era Idealisman Dachi Senasib Hambalang Era SBY

Foto : Menko Maritim Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menkes Terawan

Lantas Menko Maritim Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menjawabnya. Menkes Terawan nyatanya tetap hadir di tengah publik. Bahkan yang terbaru, Menkes Terawan baru saja berbicara di depan Kapolda hingga Kepala Daerah. Sampai ada kata cukup mengejutkan juga. Bicara dia mau dibuatkan oleh Luhut Binsar Pandjaitan. Hadir dia. Memang banyak orang yang gitu juga. Ada yang suka bicara. Ada yang tidak, dia (Terawan) mungkin tidak suka bicara. Tapi Luhut Binsar Pandjaitan berkomunikasi terus secara aktif. Boleh saja diundang. Luhut Binsar Pandjaitan juga tadinya tidak mau datang. Kemudian Menkes Terawan pun angkat bicara pada 29 September 2020. Menkes Terawan menanggapi hal demikian dan meminta masyarakat untuk menunggu tanggal mainnya. Terkait hujatan publik kepada dirinya, Menkes Terawan meyakini bahwa Tuhan akan memberikan pertolongan kepada dirinya. Tuhan yang menjagai. Selain itu, dia meminta publik untuk terus berdoa agar Tuhan memberi pertolongan bagi Indonesia. Berdoa. Tuhan akan menolong bangsa dan negara Indonesia. Mengurai dari kedua jawaban Menteri, terlihat sebenarnya ada sesuatu penyebab ketidakhadiran Menkes Terawan dalam program tayangan Najwa Shihab. Namun Menkes Terawan bisa menanggapi kepada awak media. Kata – katanya pun cukup mengesankan. Bisa jadi sebenarnya ada sesuatu dibalik program tayangan. Sampai Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan provasi dan kata pedas lainnya. Sehingga Menkes Terawan menunggu timing yang tepat. Mungkin saja ada flow yang dibuat didalam program membuat ketidaknyamanan narasumber. Lantas membuat narasumber belum berkenan hadir sementara. Sebab jurnalis harus memiliki kemampuan membangun flow kedekatan emosional dengan narasumber. Sehingga narasumber bersedia dan merasa nyaman ketika diwawancara. Ketidakmampuan dalam menghadirkan narasumber namun justru menghadirkan kursi kosong, jurnalis gagal? (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?