Dean dan Nala Selalu Bersama

0
255
Foto : Dean dan Nala Selalu Bersama

Jakarta, NAWACITAPOST – Ketika mantan pemain rugbi asal Edinburgh, Dean Nicholson (31) atau disapa Dean, keluar dari klubnya untuk berkelana mengelilingi dunia. Dia berharap akan menjadi pengalaman yang mengubah hidupnya. Namun dia tidak membayangkan bahwa hidupnya akan selamanya berubah. Karena seekor satwa kecil berkaki empat. Dean, tukang las dari Dunbar, Inggris, bosan dengan pekerjaan sehari – harinya dan memutuskan untuk melihat dunia dengan bersepeda. Dia berangkat dari Skotlandia menuju Amsterdam, Belanda. Dia melintasi Belgia, Yunani, Swiss dan Italia sebelum naik feri ke Kroasia. Dia lalu mengunjungi Bosnia, yang mana dia bertemu seekor kucing kecil dengan bulu garis – garis. Ya yang nantinya menjadi pendamping perjalanannya. Kepada program Drivetime with John Beattie yang tayang di BBC Radio Skotlandia, Dean mengatakan. Waktu itu hanya hari biasa. Hendak menyeberang ke Montenegro. Bersepeda mendaki sebuah bukit besar. Samar – samar mendengar kucing mengeong dari belakang. Lantas si kucing mengejar mendaki bukit. Jadi berhenti, minggir, dan si kucing tidak mau meninggalkannya. Lalu taruh dia di bagian depan sepeda. Membuatnya nyaman sampai ke kota berikutnya. Lalu Dean mencoba mencari tahu memakai atau tidaknya mikrochip. Ternyata dia tidak memilikinya. Dia naik ke bahunya dan tertidur. Jadi terpikir harus membawanya dalam tur. Meski keduanya keliling dunia dengan sepeda, namun si kucing sangat gemar duduk di pundak Dean. Sementara pemiliknya mengayuh 7 jam per hari. Bahkan, si kucing pun hobi ikut tidur di dalam tenda dan masuk ke dalam kantong tidur Dean lho. Dean dan si kucing selalu bersama.

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Foto : Dean dan Nala Selalu Bersama

Rencana awal Dean untuk mengunjungi Thailand sesegera mungkin pun ditunda. Dean menyadari anak kucing kecil yang dinamai Nala, telah mengubah hidupnya. Dihubungi saat dia berada di Austria, dia mengatakan. Si kucing telah mengajarkannya untuk hidup tidak tergesa – gesa dan lebih menikmati hidup. Dengan membawanya bersepeda, kebutuhannya menjadi yang utama dan tur menjadi lebih lama. Karena kini banyak berhenti dan bermain. Jika melewati hutan, akan berhenti dan bermain. Si kucing juga suka berlari di pantai. Dean dan Nala telah bersepeda sekitar 10.000 mil. Dean harus membuat paspor satwa untuk Nala. Sekarang dunia adalah tempat bermain keduanya. Kucing berperan sangat penting dalam tur, sehingga jadwal perjalanan didikte olehnya. Dean tidak bisa mengunjungi Iran dengan kucing. Karena tidak mengizinkannya tinggal di hotel, jadi membatalkannya. Kini rencana adalah bersepeda ke Rusia di musim semi. Kemanapun keduanya pergi, Dean dan Nala selalu menarik perhatian. Warga setempat kagum dengan kucing kecil. Yang mana menumpang di dalam keranjang di bagian depan sepeda Dean, atau di atas bahu Dean jika perjalanan sedikit terguncang. Orang akan menghentikan keduanya untuk melihat si kucing. Dia juga menjadi alasan sebab pemiliknya mendapat setidaknya satu bir gratis dalam perjalanannya. Nala telah bepergian di Albania dan Yunani, dan kembali ke Dunbar untuk rehat sejenak. Dia telah menaiki kereta gantung dan bahkan menikmati kayak. Keduanya juga menjadi sensasi media sosial. Diikuti oleh 800.000 orang dan mendapat sekitar 1.000 pesan setiap hari. Dean akan menghabiskan musim dingin di Yunani dengan cara bekerja di sebuah tempat perlindungan satwa. Dean dan Nala akan mengelilingi Rusia di musim semi dan pergi ke Thailand. Dia ingin mewujudkan mimpi untuk duduk di pantai dengan minum kelapa. Tetap ditemani si kucing Nala. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: PSI Dukung Jokowi, Bukan Minta Jatah Parlemen Negeri