Wanita Emas Hasnaeni Siap Bersaing, Hengkang dari Demokrat

0
550
Foto : Wanita Emas Hasnaeni

Jakarta, NAWACITAPOST – Wanita Emas Hj. Hasnaeni Moein, SE, MM atau disapa Hasnaeni sebelumnya dikenal sebagai seorang pengusaha. Merupakan putri dari Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Max Moein. Hasnaeni adalah alumni dari Universitas Krisna Dwipayana. Dalam keseharian, dia juga dikenal sebagai pengusaha di bidang kontraktor dan energy. Yang mana telah dia geluti sejak usia 19 tahun. Salah satu perusahaan yang dipimpinnya adalah PT. Misi Mulia Metrical. Meski tidak begitu dikenal di dunia hiburan namun dirinya juga pernah terlibat dalam dunia sinetron. Sinetron yang pernah dia bintangi berjudul Saras 008 dan Jin dan Jun. Di dunia sinetron dia menggunakan nama Mischa S Moein. Tak hanya sampai disitu, dia juga pernah menjadi bintang iklan televisi Sharp pada tahun 2010. Selain menggalakkan bisnis di bidang kontraktor, dia juga pernah memiliki usaha production house (ph) yang memproduksi produk tayangan infotaiment. Yang mana hasil ph yang dipimpinnya pernah tayang di Trans TV dan TPI pada masanya.

BACA JUGA: Makan Siang dan Arahan Menkumham Yasonna Laoly kepada Manajemen Nawacitapost

Foto : Wanita Emas Hasnaeni membagikan bantuan

Hasnaeni mengusung julukan “Wanita Emas”. Memang dirinya secara tegas telah menyatakan kesiapannya aktif kiprah dalam dunia politik. Bahkan, akan kembali mencalonkan diri dalam Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah). Asam garam politik nasional telah banyak dia rasakan. Julukan Wanita Emas bukan tanpa makna. Emas sebenarnya adalah kepanjangan dari ‘Era Masyarakat Sejahtera’. Emas merupakan simbol dari kesejahteraan. Berharap bisa menjadi wanita yang membawa kesejahteraan untuk masyarakat luas. Mencoba maju dalam Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2010. Mengajukan diri sebagai calon gubernur (cagub) DKI Jakarta tahun 2012. Impiannya menjadi gubernur DKI 2012 pupus. Tepatnya setelah dirinya mengaku ditipu sejumlah partai non parlemen. Bernama “Ketua Koalisi Bersatu DKI Jakarta”. Sehingga tak bisa maju sebagai cagub. Tak lain karena mengalihkan partai non parlemen mendukung pasangan Alex Noerdin – Nono Sampono.

BACA JUGA: Yasonna Maklum Tak Disukai, Utamakan Prinsip Kebaikan Bangsa dan Negara

Foto : Wanita Emas Hasnaeni bersama Basuki Tjahaja Purnama

Gagal di pilgub (pemilihan gubernur) DKI 2012, maju sebagai caleg (calon legislatif) Partai Demokrat. Yaitu untuk memperebutkan kursi DPR RI (Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia) dari dapil DKI 2 dengan nomor urut 7. Lagi – lagi gagal lolos, tak terpilih melenggang ke Senayan. Lalu, kembali maju Pilgub DKI 2017. Membagikan uang kepada orang – orang yang menghuni kolong jalan tol Penjaringan, Jakarta Utara. Memang karena dia empati kepada orang miskin. Ambisinya dalam dunia politik seakan tak pernah kendur. Pada tahun 2011, dia juga pernah mendaftarkan diri sebagai calon Pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Meskipun usianya baru menginjak 35 tahun, niatnya pun gagal di tengah jalan. Tak lain karena tidak memenuhi syarat usia 40 tahun yang ditetapkan Pansel KPK.

BACA JUGA: Lobby Tingkat Tinggi Yasonna, Sukses Pemerintah Jokowi

Foto : Wanita Emas Hasnaeni

Sementara Demokrat justru mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), anak dari sang ketua umum partai, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Padahal Hasnaeni gunakannya sebagai kendaraan politik Hasnaeni saat maju sebagai calon legislatif pada Pemilu 2014. Membuat dia kecewa pada Partai Demokrat yang dianggapnya sebagai partai dinasti. Merasa kecewa, petinggi Demokrat mengabaikan dia begitu saja. Meski pengurus keset kaki, tapi peranan seseorang tidak boleh diabaikan. Hasnaeni menyatakan diri hengkang dari Partai Demokrat. Berencana mendirikan partai sendiri yang diberi nama Partai Emas. Keputusan Hasnaeni meninggalkan Partai Demokrat menambah daftar panjang nama. Yang mana keluar maupun dipecat partai. Tak lain gara – gara perbedaan sikap dan pilihan politik pada Pilgub DKI Jakarta 2017. Pendirian Partai Emas sedang dalam proses. Sejumlah persyaratan termasuk legal formal tengah dipersiapkan. Kehadiran Partai Emas akan resmi diumumkan pada 2021. Partai Emas nantinya akan memiliki lambang gambar kepala harimau. Melambangkan simbol kepemimpinan yang kuat. Dirinya memang memiliki pengalaman di dunia politik. Tidak hanya satu parpol berkiprah. Akan tetapi pernah menjabat di beberapa parpol. Salah satunya Wakil Bendahara Umum Partai Hanura. Kini bisa dibilang dirinya benar siap bersaing. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?