Lecehkan Kristenisasi, Preseden Buruk Klaim Agama Ditukar Uang

0
607
Foto : Pelaku Pelecehan Kristenisasi

Jakarta, NAWACITAPOST – Siapa saja berhak menggunakan sosial media (sosmed)nya. Termasuk membuat testimoni. Akan tetapi, tentunya tetap harus ada batasannya. Bukan seenaknya saja memberikan statement klaim melecehkan salah satu agama dan keyakinan. Disayangkan seperti yang dilakukan oleh Steven Indra Wibowo (Steven). Steven sudah menjadi muallaf dan dipercaya sebagai Ketua Muallaf Centre Indonesia. Dirinya mengklaim, tahun 2017 ditawari Rp 20 miliar untuk kembali ke Kristen. Dirinya bicara kurang. Kemudian ditawari kembali lebih tinggi nilainya. Yaitu Rp 100 miliar. Entah penawaran dari mana. Dirinya tidak menyebutkan dalam video testimoninya. Namun demikian menimbulkan preseden buruk untuk Kristenisasi. Seolah agama bisa ditukar uang.

BACA JUGA: Peraturan Dibuat Jerat Rakyat, Untuk Anies Tidak

Foto : Steven Indra Wibowo, Pelaku Pelecehan Kristenisasi

Dijelaskan Rp 20 miliar dimasukkan ke dalam satu koper. Muatkah? Menjadi tanda tanya besar. Kemudian dirinya juga menjelaskan. Bahwanya kalau kehilangan pekerjaan maka akan diberikan pekerjaan. Kalau ditinggal istri maka akan dicarikan istri. Namun, dirinya tidak sama sekali minat. Kesannya memang Steven sangat kuat keimanannya. Pola semacam demikian sudah kerap ditemukan. Tidak sedikit pola dakwah yang isinya tak jauh beda. Memberikan dakwah doktrin ketakutan agar adanya persepsi Kristenisasi dengan uang. Bahkan, dilecehkan dengan tukar mie instan atau sembako. Terkesan begitu rendahnya Kristenisasi.

BACA JUGA: Ganjar dan Khofifah Unggul, Anies Gagal

Foto : Pelaku Pelecehan Kristenisasi

Tentu saja merupakan kejanggalan. Rp 20 miliar bisa dimasukkan ke dalam satu koper. Sementara ada video yang memoperlihatkan volume Rp 1 miliar sepenuh kardus minuman. Berati ketika dihadapkan untuk Rp 20 miliar, akan memakan 20 kardus minuman. Layaknya kantong Doraemon kali ya. Jadi statementnya terlihat halu. Kristen tidaklah mengerjakan hal demikian. Uang tidak boleh dan tidak akan pernah jadi alat membawa orang menuju Kristenisasi. Terdapat dalam Kitab Injil, Timotius 6:10 mengatakan. Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai – bagai duka. (Ayu Yulia Yang)

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?