Duet Silat Yola Primadona/Hendy Persembahkan Emas di Nomor Ganda Putra

0
45
Selebrasi Pesilat Indonesia Hendy dan Yolla Primadona pada final pencak silat nomor artistik ganda putra di Asian Games 2018 di Padepokan Pencak Silat, Jakarta, Senin 27 Agustus 2018. (Foto: Tempo)

Jakarta, NAWACITA– Sebagai cabang Olahraga asli Indonesia, Pencak Silat benar-benar menjadi tumpuan medali emas bagi Indonesia.

Yola Primadona / Hendy yang tampil di nomor seni ganda putra sukses menyumbang emas usai tampil gemilang di Padepokan Silat, TMII, Jakarta, kemarin (27/8).

Mereka berhasil mengumpulkan poin tertinggi dengan raihan 580 poin. Penantangnya peraih medali perak asal Vietnam, Duc Danh Tran dan Hong Quan Le hanya mampu mengumpulkan poin 562 dan pesilat asal Malaysia, Mohd Taqiyuddin Hamid dan Muhammad Afifi Nordin yang meraih medali perunggu.

Ketua INASGOC, Erick Thohir mengalungkan medali-medali kepada para juara. Dan emas yang didapatkan pada ganda ini merupakan medali emas ke-14 bagi Indonesia di ajang Asian Games 2018.

Sebelumnya, emas disumbang Defia Rosmaniar (taekwondo), Lindswell Kwok (wushu), Eko Yuli (angkat berat), dan Tiara Andini, Khoiful Mukhib (balap sepeda gunung), tim putra paralayang, Jafro Megawanto (paralayang individu), Aries Susanti (panjat tebing), tim dayung nomor ringan 8 putra, Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi (tenis), Aqsa Sutan Aswar (jetski), Rifki Ardiansyah (karate), dan Puspa Arumsari (pencak silat).

 

 

(Red: Bee, sumber ist)

Tinggalkan Balasan