Disabilitas Mental di Bekasi Masuk DPT Pemilu 2019

0
38

Bekasi NAWACITA – Puluhan penyandang disabilitas mental atau keterbelakangan mental warga Kota Bekasi Jawa Barat tercatat masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) pada penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 mendatang.

Komisionir Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi, Nurul Sumarheni mengungkapkan, pihaknya mencatat, setidaknya  ada 22 orang penyandang disabilitas mental bakal ikut memberikan suaranya pada Pemilu 2019.

“Total pemilih disabilitas mental 22. Jumlahnya kecil, tidak signifikan dari jumlah penduduk asli Kota Bekasi,” kata

Nurul di Bekasi, Senin (17/12).

Data itu, menurut Nurul berdasarkan hasil pencocokan dan penelitian langsung ke keluarga penyandang disabilitas mental maupun panti rehabilitasi. Di Kota Bekasi, kata dia, di Yayasan Zamrud Biru, Kecamatan Mustikaya, ada sebanyak 50 orang penyandang disabilitas mental, Dari jumlah itu hanya enam orang yang berdomisili di Kota Bekasi.

“Kalau di Yayasan Galuh Bekasi Timur, dari 300 orang yang direkam, hanya 16 yang merupakan penduduk Kota Bekasi,” katanya lagi.

Para penyandang disabilitas mental itu, lanjunya, telah didata oleh petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil merekam sidik jari dan retina layaknya pembuatan e-KTP.

“Penyandang disabilitas mental warga Kota Bekasi hanya sedikit, Dari jumah 1.027 disabilitas, termasuk 22 orang penyandang disabilitas mental,” papar Nurul.

“Jadi 1.027 itu antaranya penyandang disabilitas daksa, netra, rungu atau wicara, grahita, gangguan metal,” imbuhnya.

Nurul menambahkan, jumlah DPT di Kota Bekasi untuk pemilihan legislatif (Pileg) 2019 dan pemilihan presiden (Plipres) 2019 pres tahun depan sebanyak 1.682.120 orang.

“Rinciannya,  836.862 laki-laki, sedangkan perempuan sebanyak 845.259. Sedangkan jumlah tempat pemungutan suara yang disiapkan sebanyak 6.720 lokasi,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan