Diprediksi Tak Lolos, Partai Berkarya Fokus Gerakkan Mesin Partai

0
33
Ketua Umum Partai Berkarya Tommy Soeharto (kedua kiri), Sekjen Partai Berkarya Priyo Budi Santoso (kedua kanan), kader baru Partai Berkarya Titiek Soerharto (tengah). (Foto: ANT)

Jakarta, NAWACITA– Partai Berkarya optimis bisa meraih suara minimal di ambang batas parlemen sebesar 4 persen untuk masuk ke parlemen.

Dalam beberapa survei, partai baru yang lolos sebagai peserta pemilu tahun 2019 ini diprediksi susah untuk bisa meraih suara untuk menempatkan kadernya masuk sebagai anggota DPR periode 2019-2024.

Ketua DPP Partai Berkarya Baharudin Andi Picung menyatakan bahwa saat para kader fokus menggerakkan mesin partai agar dikenal masyarakat dibandingkan memikirkan hasil survei.

“Kita punya survei internal sendiri untuk melihat kekuatan mesin partai berjalan. Ngapain harus terpaku pada hasil survei eksternal,” tutur Andi saat dihubungi, Kamis (8/11).

Saat ini kata dia, para kader terus bekerja dan memperlihatkan kepada masyarakat peran partai disetiap sudut Indonesia. Ini menjadi modal penting bagi partai untuk bisa lolos ke Senayan.

“Kalau kita pakai margin error positif maka tinggal dikit capai PT 4%. Jadi masih banyak peluang,” ucapnya.

Sebelumnya, Pendiri Alvara Research Center Hasanuddin Ali mengatakan, survei nasional yang dilakukan pada 8-22 Oktober 2018 dan melibatkan 1.781 responden di 33 provinsi menunjukkan PDI Perjuangan (29,9 persen), Gerindra (18,4 persen), Partai Golkar (9,5 persen), PKB (7,2 persen) dan Partai Demokrat (6,3 persen) yang lolos ambang batas parlemen.

“Tren elektabilitas PDI Perjuangan, Partai Golkar dan PKB menunjukkan peningkatan dibanding sebelumnya,” kata Hasanuddin di Jakarta, Selasa (6/11).

Meski begitu, parpol lama yang elektabilitasnya berada di bawah Partai Demokrat, yakni Partai Nasdem (3,4 persen), PKS (2,9 persen), PPP (2,2 persen), PAN (1,6 persen) dinilai masih memiliki peluang lolos dalam Pemilu 2019.

Tinggalkan Balasan