Bandung, NAWACITAPOST.COM – Kanwil Kemenkumham Jabar bersama Biro Kepegawaian Sekretariat Jenderal (Setjen) selenggarakan Kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Kepegawaian Tahun Anggaran 2023. Pada hari ini, Kamis (19/01/23) yang bertempat di Aula Soepomo.
Baca Juga : Lanjutkan Program “Gerbang Transisi” Irjen Razilu dan Pimti Kemenkumham Jabar Sambangi Rutan Garut
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Biro Kepegawaian (Karowai) Sudjonggo, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat R. Andika Dwi Prasetya, Tim Biro Kepegawaian, Para Pejabat Administrator Kanwil, Para Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Se-Bandung Raya dan Perwakilan dari UPT lainnya.
Upaya pemerintah mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) terus digulirkan. Berbagai langkah strategis dilakukan diantaranya melalui reformasi birokrasi di bidang aparatur, perubahan paradigma manajemen PNS sampai dengan lahirnya Core Value dan 4 Employer Branding ASN yaitu Berakhlak yang disampaikan langsung oleh Bapak Presiden.
Hal ini menunjukan betapa besarnya tugas, tanggung jawab serta harapan Pemerintah untuk melahirkan aparatur-aparatur yang professional, bebas dari intervensi politik, bebas dari KKN, serta mampu untuk melaksanakan 3 fungsi ASN yakni sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik serta perekat dan pemersatu bangsa. Maka dari itu, kami menyambut baik Kegiatan Pembinaan dan Pendampingan Kepegawaian yang dilakukan oleh rekan-rekan dari Biro Kepegawaian dan berharap hasil yang maksimal dari kegiatan ini. Hal inilah yang disampaikan langsung oleh Kakanwil R. Andika.
-
Kakanwil R. Andika pun menambahkan, “Sosok aparatur sipil negara yang ideal tidak terjadi begitu saja. Proses pengelolaan atau manajemen SDM sangat berpengaruh dalam mewujudkannya. Oleh karenanya pengelola kepegawaian dituntut dapat melaksanakan tugas dan fungsi secara profesional untuk melaksanakan pengelolaan kepegawaian berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Pengelolaan kepegawaian merupakan aktifitas pengelolaan pegawai mulai dari penyusunan kebutuhan, rekrutmen, pengendalian dan pengembangan, perlindungan sampai dengan pemberhentian. Pengelolaan kepegawaian tersebut tentunya harus semakin efektif dan efisien seiring dengan kemajuan teknologi informasi. Maka saya mengajak seluruh pengelola kepegawaian untuk dapat membuat inovasi ataupun terobosan baru yang bermanfaat bagi perkembangan ASN khususnya di Kementerian Hukum dan HAM.” tambahnya, “Mari kita bawa organisasi lebih maju lagi sehingga dapat berperan dalam kemajuan bangsa dan negara,” sambungnya.
-
Kemudian, dalam sambutannya, Karowai Sudjonggo menegaskan, “Pembinaan dan pembimbingan ini bersifat universal untuk seluruh Jajaran baik dari unit Pemasyarakatan sampai unit Keimigrasian, baik pegawai yang ada di dalam negeri maupun pegawai yang ditempatkan berdinas di luar negeri. Untuk itu saya mengingatkan, tidak perlu iri melihat kiri kanan depan atas bawah karena rejeki sudah Tuhanlah yang mengatur, jangan hanya menuntut hak dan jangan hanya menghampiri hanya karena butuh pertolongan, saat butuhnya saja dengan tangisan. Saya tekankan bahwa Hak itu bersanding dengan Kewajiban, mari kita sama-sama bekerja sesuai dengan tugas dan tanggungjawab kita masing-masing.” tegasnya.
-
Lebih lanjut, kegiatan memasuki sesi pemaparan materi oleh tim Biro Kepegawaian terkait bagian perencanaan, Sistem Informasi Kepegawaian dan Tata Usaha, Mutasi, Pengembangan karir pegawai, pembinaan dan penghargaan pegawai dan kesejahteraan. Di akhir kesempatan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab.