Kamis, 4 Juni 2026

Walikota Blitar Membuka Pelatihan Food, Beverage dan Digital Marketing, Memunculkan 2 Orang Wirausahawan Setiap Kelurahan

Photo Author
Vanessa, Nawacita Post
- Senin, 28 November 2022 | 15:37 WIB
Walikota Blitar Santoso  memberikan sambutan saat membuka Pelatihan Food,Beverage dan Digital Marketing
Walikota Blitar Santoso memberikan sambutan saat membuka Pelatihan Food,Beverage dan Digital Marketing

Blitar, NAWACITAPOST.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar melalui Kecamatan Kepanjenkidul menggelar pelatihan Food, Beverage dan Digital Marketing yang secara resmi dibuka Walikota Blitar Santoso.

BACA JUGA : Meski Hujan, Aksi Peduli Cianjur Komunitas Blitar Tetap Berjalan Lancar

-


Kegiatan pelatihan Food, Beverage dan Digital Marketing juga diserahkan bantuan peralatan memasak dan Boot Container kepada peserta pelatihan pemberdayaan kelurahan Se- Kecamatan Kepanjenkidul Tahun 2022, di Aula Kepanjenkidul, pada Senin (28/11/2022).

Dalam sambutannya Walikota Blitar Santoso mengatakan, mengapresiasi kepada Camat berserta perangkat Lurah Se-Kecamatan Kepanjenkidul yang memiliki program dalam rangka meningkatkan income perkapita, pendapatan atau penghasilan pasca dihantam Covid selama 2 tahun ini.

Semua ini upaya bagian dari pemerintah daerah melalui Kecamatan mewujudkan visi yang sudah masuk di dalam RPJMD. Bagaimana memunculkan dua orang wirausahawan di tiap-tiap Kelurahan, " katanya.

Santoso menjelaskan, makanya kita berikan alatnya, rombongannya kita latih, sehingga nanti setelah diberi pelatihan selama 5 hari betul-betul bisa memanfaatkan dan meningkatkan usaha ekonomi mereka.

Pada pelatihan hari ini yang dilaksanakan oleh Kecamatan adalah usaha Bakso dan Jus. Mudah-mudahan usaha yang ikhtiar yang dilakukan Camat Kepanjenkidul bisa memunculkan dua orang wirausahawan baru disekitar. Sehingga nantinya meningkatkan ekonomi masyarakat setempat," jelasnya.

Terakhir, Walikota Blitar Santoso berharap kegiatan pelatihan ini dapat berkelanjutan dan kontinuitas yaitu karena ekonominya supaya terus tumbuh berkembang tidak hanya satu rombong bisa meningkat dan berkembang.

Ia berpesan kepada para peserta pelatihan jangan sampai alat yang telah diberikan dijual. Ilmu yang sudah didapat tidak dapat dipraktekkan hanya dapat sesaat. Tetapi apa yang didapatkan bisa berkelanjutan dan bisa diteruskan kepada masyarakat setempat," tutupnya.

Penulis : Frins Maurins

Editor: Vanessa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Terkini