Sibolga, NAWACITAPOST.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sibolga ikuti kegiatan pembentukan agen informasi dan publikasi pemasyarakatan : launching grand strategy komunikasi humas pemasyarakatan sekaligus penetapan dan pelatihan 50 unit pelaksana teknis (UPT) percontohan manajemen krisis komunikasi pemasyarakatan. Rabu, (09/11/2022).
Kegiatan yang terpusat di Hotel Discovery Ancol tersebut diikuti secara daring oleh Tim Humas Lapas Sibolga. Dalam sambutannya Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Reynhard SP Silitonga menyampaikan dalam penyelenggaraan fungsi kehumasan perlu didukung pengetahuan strategi dan manajemen kehumasan yang baik khususnya disituasi krisis.
“Humas Pemasyarakatan harus memiliki strategi komunikasi yang efektif agar terbangun citra positif pemasyarakatan serta terpenuhinya hak masyarakat atas informasi yang valid dan berimbang mampu untuk melakukan pencegahan dan mitigasi krisis komunikasi, untuk itu Grand Strategy Komunikasi Humas Pemasyarakatan disusun sebagai pedoman bagi petugas pemasyarakatan dalam menjalankan tugas dan sebagai fungsi hubungan masyarakat” Ujar Reynhard.
“melalui Grand Strategy Komunikasi Humas Pemasyarakatan diharapkan humas mampu mengidentifikasi target komunikasi atau pemangku kepentingan, mengolah atau meramu pesan dan informasi secara efektif, menentukan tindakan dan gaya komunikasi yang efisien, memilih dan menggunakan saluran media komunikasi yang tepat serta menyampaikan informasi bagi sasaran sehingga pesan yang disampaikan diterima dengan baik” Tutup Reynhard yang sekaligus meresmikan Launching Grand Strategy Komunikasi Humas Pemasyarakatan Serta Penetapan Dan Pelatihan 50 UPT Percontohan Manajemen Krisis Komunikasi Pemasyarakatan.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung Direktorat Jenderal Pemasyarakatan membangun citra positif Pemasyarakatan melalui strategi komunikasi massa dan publikasi yang efektif, terutama dalam penanganan situasi krisis.
(Humas Lasiga)