Jumat, 5 Juni 2026

Kanwil Kemenkumham Papua Laksanakan Ibadah Oikumene

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Senin, 24 Oktober 2022 | 14:21 WIB
Pdt.Dr.Robert Marini, M.Th saat memimpin Ibadah Oikumene
Pdt.Dr.Robert Marini, M.Th saat memimpin Ibadah Oikumene

Jayapura, NAWACITAPOST.COM – Ibadah itu penting dari kebutuhan rohani setiap umat beragama untuk itu luangkanlah waktumu untuk beribadah bagi Tuhan ucap Pdt.Dr.Robert Marini, M.Th saat memimpin Ibadah Oikumene Pembinaan Kerohanian bagi para Aparatur Sipil Negara di Jajaran Kanwil Kemenkumham Papua, terus dilaksanakan di tengah-tengah kesibukan aktivitas Kantor.

Baca Juga : Kakanwil Kemenkumham Papua Serahkan Penghargaan Kepada Peserta Tebaik Pelatihan FMD Pada Apel Pagi 

Ibadah pembinaan kerohanian di Kanwil Kemenkumham Papua, pagi ini Senin 24 Oktober 2022 dilaksanakan Ibadah rutin bersama Keluarga Besar Oikumene Kanwil Papua. Hadir juga Kepala Divisi Administrasi yang juga selaku Ketua Oikumene Kanwil Papua, Hendrik Pagiling, Kabid Yankum Habel Way, Pejabat Eselon III & IV serta para Kepala UPT yang hadir langsung melalui Virtual Meeting dari Kantornya.

-


Ibadah Oikumene ini juga dihadiri oleh seluruh ASN beragam Kristen dan Katolik Kanwil Papua serta UPT Pas dan Imigrasi di Kota Jayapura serta secara Virtual meeting diikuti oleh seluruh Jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan dan Keimigrasian se-Tanah Papua. Ibadah ini berlangsung hikmat bertempat di Aula Utama Kanwil Papua, Jln. Raya Abepura, Nomor 37 Kota Raja Kota Jayapura, Papua

Dalam pesan Khotbah oleh Pdt Dr Robert Marini.S,Th melalui Firman Tuhan dalam Kolose : 18 - 24 : dengan Tema Nats Pembimbing "Apa pun yang kamu perbuat, Perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia." Kolose 3: 23 ) Pdt Dr. Robert Marini S.TH mengajak Pejabat serta ASN Kanwil Papua Ibadah itu penting dari kebutuhan rohani setiap umat beragama untuk itu luangkanlah waktumu untuk beribadah bagi Tuhan, mari kita bekerja untuk tuhan dengan segenap hati kita maka apa pun yang kita kerjakan akan di berkati jangan bekerja dengan kehendak pimpinan harus bekerja dan berbuatan melayani Tuhan sehinga pekerjaan kita dapat diberkati." Ucapnya.

-


Pdt. Robert Marini juga mengajak seluruh jajaran ASN di kanwil kemenkumham Papua maupun satuan kerja untuk hidup sebagai anak-anak Tuhan yang disiplin dan rajin masuk kantor. Anak-anak Tuhan selalu ditemui pada saat ada Atasan langsung ada. Namun keselamatan itu ada ketika kinerja kita berdampak bagi kemenkumham dan juga bagi banyak orang, bagi nusa dan bangsa kita Indonesia ini.

Tema atau ayat nats di atas menasihatkan agar kita melakukan segala sesuatu dengan sepenuh hati, baik itu pekerjaan, pelayanan, studi, hidup berkeluarga, ibadah dan sebagainya, bukan dengan keluh kesah, gerutu atau persungutan. Di tempat kerja ada saja hal yang kita keluhkan, mulai gaji, job description yang tidak jelas, si bos yang bertindak semena-mena dan sebagainya.

Akibatnya kita pun mengerjakan setiap tugas atau pekerjaan kita tidak dengan sepenuh hati alias bersungut-sungut. Begitu juga dalam hal pelayanan, kita pun melakukannya sebagai hal yang rutin, biasa-biasa saja tanpa semangat.

Sesungguhnya Tuhan Yesus telah memberikan teladan bagi umatNya bagaimana Ia melakukan segala sesuatu dengan sepenuh hati. Apa pun yang menjadi kehendak Bapa dikerjakanNya dengan sepenuh hati meski harus melewati segala penderitaan yang hebat, bahkan sampai harus mati di kayu salib.

Kalau hari ini kita diingatkan oleh firman untuk melakukan seperti yang telah Yesus lakukan dan ajarkan itu berarti kita juga harus melakukannya dengan sepenuh hati, sebab "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup." (1 Yohanes 2:6). Renungkanlah, kalau dalam kehidupan ini kita tidak menghasilkan buah dari apa yang kita lakukan, bisa jadi karena kita melakukannya tidak dengan sepenuh hati. Bila kita melakukan banyak hal tidak dengan sepenuh hati, maka hasil yang kita dapatkan pun tidak akan bisa maksimal.

-


Mari kita koreksi diri kita masing-masing, sudahkah kita melayani Tuhan dengan sepenuh hati, Ketika memuji dan menyembah Tuhan apakah kita melakukannya dengan sepenuh hati, Jangan pernah merasa bahwa pelayanan dan ibadah yang kita lakukan selama ini sudah lebih dari cukup, atau kita merasa sudah cukup rajin dan setia mengiring Tuhan. Yang dinilai Tuhan bukanlah aktivitas yang terlihat dengan kasat mata tetapi Ia melihat hati kita; kesepenuhhatian kita ketika melayani Dia, itulah yang dikenan Tuhan. Ada upah yang disediakan Tuhan bagi orang-orang yang melayani Tuhan dengan sepenuh hati." Tutur Pdt Dr. Robert Marini, M.Th

Usai ibadah Ketua oikumene Kanwil Papua Hendrik Pagiling, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas partisipasi dalam mengikuti Ibadah baik jajaran kanwil maupun satuan kerja pemasyarakatan dan keimigrasian, Hendrik Pagiling, berharap dengan firman Tuhan yang luar biasa, kiranya diterima dengan hati dan dilaksanakan dalam mendukung kinerja di Kanwil Papua. Kegiatan dilanjutkan dengan rapat pembentukan panitia Natal Oikumene tahun 2022.

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini