Jumat, 5 Juni 2026

Kemenkumham Papua Turut Serta Do’a Bersama Jelang KTT G20 Indonesia 2022 di Nusa Dua Bali

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Rabu, 19 Oktober 2022 | 16:01 WIB
Kemenkumham Papua Turut Serta Do’a Bersama Jelang KTT G20 Indonesia Secara Virtual
Kemenkumham Papua Turut Serta Do’a Bersama Jelang KTT G20 Indonesia Secara Virtual

Jayapura, NAWACITAPOST.COM – Menjelang pelaksanaan konferensi tingkat tinggi (KTT) G20, Kementetian Hukum dan Hak Asasi Manusia melakukan doa bersama. Tak hanya itu, Doa bersama yang digelar secara Virtual dipimpin oleh 5 Pemimpin Agama yang ada di Indonesia. Doa bersama digagas untuk memohon kelancaran serta kesuksesan KTT G20.

Baca Juga : Pimpin Apel Pagi, Kadivyankumham Ingatkan Pegawai Untuk Speed Up Dalam Capaian Kinerja Serta Target Realisasi Anggaran

Doa bersama dilaksanakan pada 18 Oktober 2022 yang menyertakan seluruh Jajaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia seluruh Indonesia, termasuk di Kantor Wilayah Kemenkumham Papua dan seluruh UPT di Papua. Juga dihadiri langsung oleh pemimpin agama dari semua agama seperti Islam, Kristen, Hindu, Budha, Kong Hu Cu dan Katolik.

-


Acara Doa bersama tersebut dipusatkan Gedung Sentra Mulya Lantau 18 Aula Oemar Seno Adji Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Alamat Rasuna Said, Kuningan Jakarta Pusat. Doa bersama dilaksanakan sepenuhnya untuk kelancaran dan kesuksesan KTT G20.

Kakanwil Kemenkumham Papua, Anthonius M. Ayorbaba, SH.,M.Si pada gelaran Doa bersama mengatakan, agar pertemuan tersebut selain akan memberikan keputusan hasil maupun manfaat bagi negara-negara yang tergabung dalam G20, dapat juga bermanfaat bagi Indonesia dalam rangka percepatan pemulihan pariwisata dan juga ekonomi Nasional.

"Sudah menjadi tanggung jawab bersama seluruh satuan kerja jajaran Kanwil Kemenkumham Papua harus menyukseskan secara bersama KTT G20," Ungkap Ayorbaba ( 19/10).

Kakanwil Papua berharap seluruh jajaran menglorifikasi pelaksanaan G20 dimana akan banyak hal strategis yang menguntungkan Indonesia, "secara tindak lanjut sesuai arahan Sekjen termasuk memasang Spanduk, banner pada sarana transportasi dan Jalan santai bersama dengan membawa pesan-pesan G20 Kanwil Papua akan fokuskan di Jembantan merah," ujarnya. (12/10).

Dikatakannya Hari ini dilakukan doa bersama di Kanwil Papua dan seluruh Jajaran di Indonesia, hal yang dilakukan Jajaran Distribusi media ini juga dilakukan masif kepada masyarakat di Papua. Apa yang dikatakan bahwa masyarakat banyak yang belum paham tentang G20 akan dilaksanakan sosialisasi betapa pentingnya Gelaran acara G20 yang digelar di Bali.

-


Sementara Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkumham RI, Andap Budi Revianto dalam arahannya mengatakan Kesempatan ini telah kita lalukan doa bersama, dan sekaligus menyampaikan amanat Menteri, agar menjelang pada 15-16 November 2022 KTT G20 berjalan aman dan terkendali.

Dan berharpa kita semua tetap sehat dan tetap dalam perlindungan Tuhan, bekerja dengan optimal, iklas menyerahkan hasipnya pada Allah tetapi berdoa harus diutamakan. Forum G20 tergabung 19 Negara ditambah Uni Eropa dan Negara Undangan. G20 merepresentasikan berbagai isu aktual dan sangat berharga momentum ini, dan Presiden kita memegang amanah sebagai pimpinan. Dibicarakan masalah Iklim, perdagangan dan Krisis Global.

Kita bekerja di Kemenkumham RI tentu hal yang esensial yang ada pada kita adalah legal standing (Kepres) memberikan amanah tugas kepada kita, di mana Menkumham RI ditunjuk sebagai Panitia Nasional yang bekerja menyiapkan Infrastruktur. Amanah ini tentu harus kita kerjakan bersama2.

Selaku Sekjen berharap mari kita kerja bersama-sama, Imigrasi sebagai Leading Sektor agar bekerja maksimal, berikan informasi yang jelas akan gelaran acara Akbar tersebut.

Doa kita menuju 26 hari, untuk kelancaran dan suksesnya Acara KTT G20 dan menyoal soal Pemberitaan Positif kita karena termonitor media Internasional.

Tugas kita, Kemenkumham falam penyelenggataan Presidensial G20 dengan peran tugas pelayanan Keimigrasian, seluruh Sarpras harus benar-benar disiapkan, Imigrasi sebagai Garda terdepan Pintu Masuk Negara.

Kita bekerja di Kemenkumham RI tentu hal yang esensial yang ada pada kita adalah legal standing (Kepres) memberikan amanah tugas kepada kita, di mana Menkumham RI ditunjuk sebagai Panitia Nasional yang bekerja menyiapkan Infrastruktur. Amanah ini tentu harus kita kerjakan bersama-sama.

Selaku Sekjen berharap mari kita kerja bersama2, Imigrasi sebagai Leading Sektor agar bekerja maksimal, berikan informasi yang jelas akan gelaran acara Akbar tersebut.

Doa kita menuju 26 hari, untuk kelancaran dan suksesnya Acara KTT G20 dan menyoal soal Pemberitaan Positif kita karena termonitor media Internasional.

Tugas kita, Kemenkumham falam penyelenggataan Presidensial G20 dengan peran tugas pelayanan Keimigrasian, seluruh Sarpras harus benar-benar disiapkan, Imigrasi sebagai Garda terdepan Pintu Masuk Negara.

-


Atensi Menkumham Jajaran wajib melakukan cipta kondisi Indonesia aman dan kondusif, tenteram dan nyaman dikunjungi. Sebagaimana Tema KTT G20, dimana Indonesia mengajak seluruh Dunia untuk bahu membahu tumbuh bersama dan pulih bersama.

Mari kita tunjukan pada Dinia, kita mampu melaksanakan kegiatan besar dunia dan mampu memberi nilai tambah dalam peningkatan kesejahteraan dan ekonomi Indonesia.

Turut hadir Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Kalapas Kelas IIB Merauke, Pejabat Pengawas, JFT serta JFU dilingkungan Kanwil Kemenkumham Papua.

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini