Jumat, 5 Juni 2026

Kanwil Kemenkumham Jabar Berdialog Dengan Komunitas Marjinal Jawa Barat

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Kamis, 6 Oktober 2022 | 16:01 WIB
Kanwil Kemenkumham Jabar berdialog dengan Komunitas Marjinal Jawa Barat yang tergabung dalam Komunitas Intimuda
Kanwil Kemenkumham Jabar berdialog dengan Komunitas Marjinal Jawa Barat yang tergabung dalam Komunitas Intimuda

Bandung, NAWACITAPOST.COM – Bertempat di ruang kerja Kepala Bidang HAM Kanwil Kemenkumham Jabar, Hasbullah Fudail menerima kunjungan dari Komunitas  Marjinal  yang bergabung komunitas Intimuda Jawa Barat pada Kamis, (6/10/2022).

Baca Juga : Kemenkumham Jabar Laksanakan Rapat Persiapan PAK JF Perancang Peraturan Perundang-Undangan

Kedatangan komunitas ini dalam rangka menyampaikan berbagai  keluhan atas perlakuan diskriminasi  oleh masyarakat maupun aparatur negara. Selain itu, untuk membangun jejaring  dan penjajakan kerjasama  untuk memberi edukasi dan perlindungan bagi  kelompok-kelompok  yang termarjinalkan di masyarakat. Kelompok Marjinal itu antara lain mantan pengguna Narkotika, Trans Perempuan, Lelaki Suka Lelaki, Lesbia.

Perwakilan komunitas ini menyampaikan berbagai bentuk stigmatisasi  negatif dan  diskriminasi  yang  dihadapi di tengah masyarakat  yang  kurang menerima  keberadaan  mereka. Padahal  kami-kami ini juga manusia yang  memerlukan  kebebasan untuk berkarya dan  bersosialisasi di tengah masyarakat ujar perwakilannya yang hadir Andrian Pirmansyah Koordinator Intimuda, didampingi  Abel Bilbina, Devha Ramdhani dan Riki Jakaria.

Menurut Hasbullah, yang harus dilakukan oleh komunitas ini adalah bagaimana membentuk citra positif  atas berbagai  aktivitas yang lebih kreatif khususnya bagi komunitas trans perempuan yang mengemis di lampu lampu merah. Perlu kerja keras dan berkesinambungan agar komunitas ini dapat diterima dan diperlakukan  secara adil baik oleh masyarakat maupun aparatur Negara.

-


Selain itu, menyakinkan kepada masyarakat bahwa adanya komunitas-komunitas ini  bukan sebagai gerakan untuk  mempengaruhi  dan merekrut anggota baru komunitas, bahwa  komunitas ini sebagai wadah untuk memperjuankan hak-hak mereka sesuai perundang-undangan yang ada.

Untuk itu Hasbullah pun menawarkan  diri untuk bisa berkolaborasi  mengedukasi  komunitas marjinal  dan masyarakat  agar bisa menerima keberadaan mereka  di masyarakat tampa adanya stigmatisasii dan diskriminasi  yang melanggar Hak Asasi Manusia.

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini