Bandung, NAWACITAPOST.COM – Berada pada posisi lalu lintas utama kegiatan masyarakat, menyebabkan akses keluar masuk Kanwil Kemenkumham Jabar sedikit agak terhambat terutama di pagi dan sore hari jelang masuk dan bubar kegiatan perkantoran. Kemenkumham Jabar melalui Kepala Bagian Program dan Humas Toni Sugiarto mengikuti Focus Group Discussion (FGD) (Jum’at, 29/07/2022).
Baca Juga : Kakanwil Kemenkumham Jabar (Sudjonggo) Tinjau Langsung Budidaya Ikan di Lapas Karawang
Rencana Kegiatan Penanganan Kepadatan Lalu Lintas pada Ruas Jalan Provinsi di Kota Bandung yang diselenggarakan Dinas Perhubungan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat di Jl. Sukabumi No. 1 Kota Bandung. Penanganan Kepadatan Lalu lintas di Ruas jalan Provinsi di Kota Bandung meliputi penyusunan alternatif mitigasi penanganan Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) kawasan Jalan Laswi - Jalan A. Yani - Jalan Supratman dan sekitarnya beserta dampaknya.
-
Kepala Dinas Lalu Lintas Jalan dalam sambutannya menyampaikan, penataan Jalan Provinsi mengalami keter irisan dengan jalan-jalan lain di dalam Kota Bandung, sehingga dampak kemacetan yang ditimbulkan tidak terlalu luas. Untuk itu, dengan adanya FGD siang ini, berbagai pihak yang terdampak bisa memberikan solusi terbaik dalam mengurai kemacetan di Kota Bandung.
Dalam FGD ini Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat menawarkan beberapa alternatif solusi dalam mengurai kemacetan di pagi dan sore hari dengan merubah beberapa kebijakan flow arus lalu lintas, sehingga beban kemacetan di Jalan Jakarta pada pagi hari dan beban kemacetan di Jalan A. Yani di sore hari bisa terurai. Kedepan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat bersama Polrestabes dan Polda Jabar akan melakukan simulasi untuk melihat efektivitas alternatif yang ditawarkan.
Hasil FGD ini nantinya akan dirumuskan untuk diusulkan menjadi aturan yang berlaku sehingga nantinya akan disosialisasikan secara luas kepada masyarakat untuk diketahui dan diterapkan. Rencana Uji coba dan simulasi akan dilakukan 10 hari dari hari ini sambil menunggu pihak terkait melengkapi kelengkapan rambu jalan dan jumlah personil yang akan diterjunkan dalam simulasi kali ini.