www.nawacitapost.com
Mensos Tri Rismaharini yang sedang melakukan kunjungan kerja di Solo bertemu Menpora RI Zainudin Amali pada acara pengukuhan kontingen Indonesia untuk Asean Para Games Solo 2022 di Pendhapi Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (25/7) siang. (Dok. Kemenpora RI)

Solo, NAWACITAPOST.COM – Menteri Sosial Tri Rismaharini yang sedang melakukan kunjungan kerja di Solo bertemu Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali pada acara pengukuhan kontingen Indonesia untuk Asean Para Games Solo 2022 di Pendhapi Gede Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (25/7) siang.

Baca Juga : Jangan Sampai Terlewat! ASEAN Para Games 2022 Segera Dilaksanakan di Solo

Mensos yang tiba di balai kota langsung menemui Menpora Amali dan lamgsung diajak ikut menyapa para atlet yang selesai mengikuti upacara pengukuhan. Kepada para atlet, Menpora Amali mengenalkan bahwa Mensos ini adalah ibu kalian semua.

“Ini adalah Bu Mensos yang juga menjadi ibu kalian semua,” kata Menpora Amali sambil mengajak Mensos keliling menyapa para atlet yang juga didampingi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Mensos Tri Rismaharini sendiri terlihat begitu senang melihat semangat para atlet Indonesia yang akan bertanding di Asean Para Games Solo 2022 nanti. Bahkan Risma sendiri akan memberikan bantuan Tongkat Penuntun Adaptif kepada para atlet Tuna Netra.

“Saya memiliki tongkat untuk tuna netra yang bisa melakukan deteksi dan mengeluarkan suara. Jadi kalau ada air atau api di depanya, maka otomatis akan mengeluarkan suara peringatan. Nanti saya akan beri bantuan, berapa jumlahnya biar saya koordinasikan terlebih dahulu,” ujar Risma.

Risma sendiri yakin terhadap semangat atlet paralimpik Indonesia yang menargetkan juara umum di Asean Para Games Solo 2022 nanti. “Kalau mengenai target, saya yakin atler kita bisa juara umum di Asean Para Games Solo 2022, apalagi kita tuan rumah,” tambah Risma.

Sumber : Kementerian Pemuda dan Olahraga RI (www.kemenpora.go.id)

Baca juga :  Jadi Dasar Agenda Prioritas Bidang Pendidikan G20, Mendikbudristek Jelaskan Transformasi Pendidikan Indonesia Melalui Merdeka Belajar