Surabaya NAWACITAPOST – Dibuka dengan shalawatan siswa-siswi TPA Darunnaja, Anggota komisi D, Dyah Katarina mengawali agenda reses ke II/2022 di RW05 kel. Karah Jambangan-Surabaya, Jumat, 13 Mei 2022.

Sesuai bidangnya yakni kesejahteraan masyarat, bu DK sapaan politisi PDI Perjuangan ini memberikan paparan terkait program-program pemerintah yang akan dan telah berjalan. Seperti masalah Bantuan sosial, Beasiswa pendidikan, Pos PAUD terpadu, dsb.

Bersama tim ahlinya, mantan ketua TP-PKK kota Surabaya ini juga mengingatkan kembali kepada masyarakat, bagaimana cara mengusulkan kebutuhan masyarakat termasuk sarana prasarana para kader kampung atau masalah pembangunan di masing-masing wilayahnya.

“Ingat ! Pengajuan jangan berbasis keinginan, tapi kita sesuaikan kebutuhan, ” Serunya ditengah hujan deras malam tadi.

Begitu juga terkait pelayanan, Dyah Katarina mengajak masyarakat untuk ikut mencermati kinerja pemerintah, apakah sudah sesuai dengan yang diprogramkan? Atau apakah sudah sesuai dengan kebutuhan masyarakat?

Dyah Katarina, anggota Komisi D DPRD Surabaya saat memberikan paparan dalam agenda Reses, Jumat 13 Mei 2022

Dyah mencontohkan dari kader kesehatan dan pendidikan. Pemerintah kota melalui dinasnya, seringkali menuntut para kader untuk melakukan beberapa kegiatan, namun disisi lain pemerintah tidak membekali dengan Sarana dan prasarana.

Seperti di Posyandu dan Pos PAUD. Pengadaan perlengkapan kedua pos ini adalah tugas Pemkot. Tidak akan berjalan maksimal jika Pemkot hanya memberi instruksi tanpa melengkapi sarana dan prasarananya.

“Jadi nantinya akan kita dorong Pemerintah untuk segera melengkapi seluruh kebutuhan yang sangat penting bagi anak-anak Balita kita ini,” Tegasnya.

Istri mantan Walikota Surabaya Bambang DH ini juga menjawab dengan lugas serta memberi solusi setiap usulan warga sesuai tupoksinya sebagai anggota Dewan.

Lamanya masa tunggu realisasi program Rutihahu dan Pelatihan yang tidak berkelanjutan juga menjadi pokok bahasan dalam agenda tersebut. Termasuk juga usulan pembentukan UMKM Tematik di beberapa wilayah potensial di kelurahan Karah.

Baca juga :  Posyandu Harus Ikut Perkembangan Zaman

” Kita sudah diberi umpan, sekarang mari kita manfaatkan umpan ini agar menghasilkan ikan sebanyak-banyaknya, ” Pesan DK.

Diakhir, Dyah berharap masyarakat aktif berkomunikasi dengan seluruh jajaran pemerintahan terkait apapun kebutuhan yang perlu dipenuhi.

” Kalau ada kendala, telpon saya, insya Allah akan saya bantu sebisa mungkin, ” Ujar Dyah sembari menjelaskan tugas dan fungsi seorang anggota Dewan.

” Semua usulan yang sudah tertampung akan segera dikoordinasikan dengan pimpinan Dewan dan pihak Pemerintah, agar segera ada tindak lanjutnya, ” Tukasnya. (BNW)