nawacitapost.com
nawacitapost.com

Gowa, NAWACITAPOST.COM – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkumham Sulsel) gandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Selatan (BNNP Sulsel) gelar Program Rehabilitasi Sosial bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Sungguminasa.

Kakanwil Kemenkumham Sulsel, Liberti Sitinjak yang membuka Kegiatan, Kamis(12/5), menyampaikan. “Program Rehabilitasi Sosial ini dilaksanakan atas Sinergi dan kerjasama antara Kanwil Kemenkumham Sulsel, BNNP Sulsel dan Ikatan Konselor Adiksi Indonesia Sulawesi Selatan (IKAI Sulsel) guna Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN),” Kata Liberti Sitinjak.

Kakanwil meminta agar Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Perempuan Sungguminasa dapat mengikuti rehabilitasi sosial dengan maksimal.

“Rehab ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh WBP agar dapat menyadari dampak negatif yang ditimbulkan dari narkoba sehingga sekembalinya di masyarakat tidak mengulangi perbuatannya,” Pesan Kakanwil kepada Wargabinaan.

Sementata itu, Kepala BNNP Sulsel, Ghiri Prawijaya yang juga memberikan sambutan, mengatakan bahwa permasalahan narkotika di Negeri ini merupakan tanggungjawab bersama sehingga melalui kegiatan ini dapat menjadi upaya dalam memutus rantai penyebaran dan penyalahgunaan narkotika terkhusus bagi WBP.

Ghiri juga berharap agar WBP berusaha untuk sembuh karena yang bisa menyembuhkan dari kecanduan narkoba adalah diri sendiri bukan orang lain. “Bertekadlah sendiri untuk tetap sehat dan tidak menggunakan narkotika lagi,” Kata Ghiri.

Kalapas Perempuan, Dyah Wandansari dalam laporannya menyampaikan, peserta rehabilitasi telah di Asesmen oleh BNNP Sulawesi Selatan pada tgl 8 Februari 2022 dan terhadap 45 WBP dengan 4 orang Asesor dari BNNP.

Untuk pelaksanaan Rehabilitasi Sosial di Lapas Perempuan Kelas IIA Sungguminasa akan dilaksanakan 2 tahap, pada tahap pertama akan diikuti oleh 30 orang WBP dan di tahap kedua juga akan diikuti oleh 30 orang WBP.

Baca juga :  Ketua BEM UI Fajar Adi Nugroho Membela FPI = Mendukung Radikalisme dan Intoleransi?

Terakhir, dilakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Lapas Perempuan Sungguminasa dengan BNNP Sulsel dan IKAI Sulsel yang disaksikan oleh Kakanwil Kemenkumham Sulsel.

Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Ikatan Konselor Adiksi Indonesia Sulawesi Selatan Prayuda Said, Kadib Pembinaan, Bimbingan, dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Sulsel Rahnianto, Kalapas Narkotikas Sungguminasa Muhammad Syarief, dan Jajaran Pegawai dari Lapas Narkotika dan Lapas Perempuan Sungguminasa.