Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Kementerian PUPR tengah menyelesaikan pembangunan Gedung Asrama Mahasiswa Nusantara (AMN) Surabaya. Hingga saat ini, progres pekerjaan konstruksi dari gedung berkapasitas 540 penghuni ini telah mencapai 90 persen.
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Asrama Mahasiswa Nusantara ini sebagai wadah pembinaan untuk mempererat persatuan dan kesatuan bagi generasi muda di tingkat perguruan tinggi.
Pembangunan Asrama Nusantara ini rencananya akan dibangun di enam kota dan kabupaten yaitu Kota Jakarta Selatan, DKI Jakarta; Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta; Kota Surabaya dan Kota Malang, Jawa Timur; Kota Makassar, Sulawesi Selatan; dan Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Melansir Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr, AMN ini bisa menampung hingga 540 penghuni.
-
Selain menerapkan konsep green building pada bangunan, Gedung AMN Surabaya mengadopsi kearifan arsitektur lokal dengan menggunakan batu bata ekspos sebagai ciri khas bangunan dari Jawa Timur. Selain sebagai hunian mahasiswa, bangunan AMN Surabaya diharapkan dapat menjadi ruang interaksi bagi mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan diri.
Gedung AMN Surabaya merupakan rumah vertikal berlantai lima yang terdiri dari dua tower dengan lorong penghubung antar gedung. Blok 1 untuk siswa perempuan dan blok 2 untuk asrama siswa laki-laki. 196 kamar termasuk 4 kamar untuk penyandang disabilitas dan 8 kamar untuk pendamping.
Pelaksana pembangunan dikerjakan oleh kontraktor PT Nindya Karya (Persero) Tbk dan PT Parigraha Konsultan selaku Konsultan Manajemen dengan nilai kontrak Rp 86,7 miliar. Setelah proses konstruksi selesai, pengelolaan Asrama Mahasiswa Nusantara nantinya diserahkan kepada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) setempat yang mahasiswanya menjadi penghuni AMN.