Nunukan, NAWACITAPOST.COM – Memasuki hari ke 22 Ramadhan 1433 H Sekitar 200 warga binaan pemasyarakatan yang beragama Islam di Lapas Kelas IB Nunukan, Kalimantan Utara, masih antusias mengikuti pesantren kilat selama Ramadhan tahun ini.

Kalapas Nunukan I Wayan Nurasta Wibawa Pesantren Kilat Ramadhan 1443 H  mengatakan, kegiatan ini merupakan program pembinaan kerohanian bagi warga binaan agar bisa fokus untuk melaksanakan ibadah di bulan Ramadhan.

“Pesantren Ramadhan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembinaan bagi para narapidana, khususnya yang beragama Islam,” katanya.

Selain itu, kata dia, melalui penguatan iman dan takwa yang nantinya menjadi bekal hidup usai menyelesaikan masa hukuman.

Berbagai kegiatan dalam pesantren Ramadhan tersebut antara lain shalat berjemaah, bimbingan rohani, kajian tafsir, kajian tematik, shalat tarawih, serta tadarus Quran.

Para peserta pesantren Ramadhan dibimbing langsung oleh ustad anam azhari dari Lembaga dakwah islam indonesia serta petugas lapas, termasuk pendampingan dari warga binaan yang memiliki dasar ilmu agama Islam.

Melalui pesantren kilat ini juga, para napi tetap semangat dan antusias belajar mengaji apalagi di hari2 terakhir bulan ramadahan ini.

I wayan juga menyampaikan disamping kegiatan pesantren ramadhan ada juga kegiatan buka puasa bersama, tarawih berjamaah dan tadarus di masjid Daruttaubah untuk mengisi kegiatan  Ramadhan serta pembagian makan saur bagi warga binaan pemasyarakatan yg berpuasa besok dan pengumpulan zakat infaq dari WBP yg ingin berzakat.

Baca juga :  Optimalkan Pelaksanaan Tarja Tahun 2022, Kemenkumham Sumut Hadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Tarja Penyelenggaraan AHU