Bandung, NAWACITAPOST.COM – Kanwil Kemenkumham Sulsel raih penghargaan terbaik ke-tiga nilai pengelolaan dan pelaporan LHI (Laporan Harian Intelijen) keimigrasian kategori divisi imigrasi Tahun 2021 di Hotel Mercure, Bandung. Kamis, 24/03.

Direktur Intelijen Keimigrasian R.P. Mulya mengatakan, penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kerja keras pelaksanaan tusi intelijen di wilayah yang telah dilaporkan melalui aplikasi LHI.

Lanjut R.P Mulya mengingatkan jajaran pelaksana intelijen keimigrasian di wilayah, untuk mengantisipasi pengawasan perlintasan orang asing dengan dibukanya penerbangan internasional di sejumlah TPI Bandara internasional, seiring dengan terkendalinya penanganan Covid-19.

Kepala Bidang Intelijen Mirza Akbar yang hadir mewakili Kanwil Sulsel menerima piagam penghargaan mengatakan, “Dalam pelaksanaan pengawasan keberadaan dan kegiatan orang asing di Sulsel, tim intelijen dan penindakan keimigrasian Kanwil bersinergi dengan anggota Tim Pora (pengawasan Orang Asing) Sulsel yang telah terbentuk dari tingkat Provinsi sampai tingkat kecamatan. Personel Tim Pora berasal dari unsur Aparat Penegak Hukum Instansi vertikal dan Pemerintah Daerah yang diketuai oleh Kepala Divisi Keimigrasian.

Pada 2021 jajaran Imigrasi Sulsel telah melakukan 13 kali deportasi . dilaksanakan oleh Imigrasi Makassar 4 kali, Imigrasi Parepare 4 kali, Imigrasi Palopo 1 kali, dan Rudenim Makassar sebanyak 4 kali. Selain itu telah dilakukan resettlement (penempatan ke negara ketiga) terhadap 6 orang pengungsi dengan negara tujuan kanada dan Australia. Juga telah dilakukan pemulangan secara sukarela ke negara asal kepada 12 orang pengungsi/pencari suaka.

Dalam hal penanganan pengungsi yang ada di Kota Makassar, jajaran imigrasi Sulsel menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, UNHCR, dan IOM.

Baca juga :  Ciptakan Perjalanan KA yang Sehat, KAI Kampanyekan Gerakan 3M