Padangsidimpuan, NAWACITAPOST.COM – Bertempat di Mesjid Al-Ikhlas Lapas, Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan, Indra Kesuma, A.Md.IP., SH., MH menyerahkan sertifikat Berantas Buta Huruf Hijaiyah dan Khatam Al Quran kepada 54 orang warga binaan Lapas. Jumat (11/2/2022).

Baca Juga : Telemedicine, Kumham Menyapa Langkah Awal Pengendalian dan Penanganan Covid-19 di Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kemenkumham Sumut

Meski berada di balik penjara tak membuat narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan hanya menjalani hukuman, mereka mendapatkan pembinaan kepribadian oleh petugas Lapas. Setelah selesai apel pagi, para napi melaksanakan salat dhuha kemudian mengikuti pengajian kelas Iqra dan Alquran. Kegiatan mengaji dipusatkan di Masjid Al-Ikhlas yang memang berada didalam lingkungan Lapas.

Program ini diikuti oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang masih buta huruf atau tidak bisa sama sekali membaca Al Quran melalui Metode Tahrir, yaitu metode pembelajaran membaca Al Quran secara cepat, mudah, dan menyenangkan. Tujuan kegiatan ini sebagai Pembinaan Kepribadian khususnya bidang Kerohanian.

Kalapas Indra Kesuma, menuturkan, semua kegiatan pembinaan kepribadian selama ini termasuk kegiatan mengaji ini digelar setelah pelaksaan apel pagi.

“Setiap pagi kita rutinkan terus lanjut giat mengaji bersama dan belajar membaca Al-Quran, beberapa penghuni lapas dibagi menjadi beberapa kelompok karena masih banyak yang belum lancar membaca Alquran,” ujar Kalapas.

Kegiatan mengaji bersama ini untuk mengajak para warga binaan yang mayoritas karena kasus kriminal dan narkoba untuk menghayati kitab suci mereka, sehingga ketika kembali ke masyarakat, mereka memahami peran manusia sebagai hamba Allah SWT yang mempunyai kewajiban menaati peraturan yang berlaku.

(Humas Lapasid)

Baca juga :  Kakanwil Banten Hadiri Rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Tingkat Provinsi Banten 2019