Siak, NAWACITAPOST – Bupati Siak Drs.H Alfedri, M.Si dan H Husni Merza, BBA.MM meresmikan Taman Kota pertama di kota Perawang,Jumat (7/01/2022) sore. Taman yang diberi nama Motuyoko merupakan bantuan dari Dana APBD Siak.

Resmi dibuka oleh Bupati, taman Motuyoko berlokasi di samping kantor koramil Km 6 Perawang. Taman ini dilengkapi dengan fasilitas olahraga dan beberapa bagian untuk bersantai Khususnya warga Kecamatan Tualang dan Riau.

Selain ornamen yang yang memanjakan mata, beberapa lampu mengelilingin lokasi taman sehingga menambah keindahannya. Taman ini bukan hanya untuk bersantai, namun mampu menambah penghasilan bagi masyarakat yang membukan UKM.

Dalam kesempatannya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Siak, Irving Kahar mengatakan “taman ini sudah ada sejak lama, dahulunya taman ini dikenal warga Perawang dengan nama di samping Lapangan Koramil, yang sering dijadikan tempat Lapangan berbagai kegiatan seperti sepak bola, bola voli dan acara-acara kegiatan besar baik partai maupun kegiatan pemerintahan Kabupaten dan kecamatan. Namun tak lama kemudian berganti nama Taman Tuah Sekawan,” jelasnya.

Baca Juga : Sebagian Tenaga Honor Kabupaten Nias Utara Akhiri Masa Kontrak

“Beberapa Tahun kemudian Sejak itu, taman ini mulai dibenahi pada tahun 2019 silam saat Alfedri Defenitif menjadi Bupati Siak, mewujudkan janjinya kepada masyarakat bahwa akan dibangun lokasi permainan masyarakat dan persinggahan warga kecamatan Tualang baik malam maupun Siang. Tahun 2022 ini Bupati Siak mewujudkan Taman tersebut yang dulunya di beri nama Taman Tuah Sekawan dsn Hari ini Jumat resmi berganti nama menjadi taman Motuyoko,” tambahnya.

Penggantian nama ini memiliki filosofi, Motuyoko diambil dari bahasa daerah perawang. “Motu” memiliki arti indah. Secara keseluruhan arti Motuyoko adalah keindahan. “Walaupun demikian sebelumnya, banyak asumsi dari berbagai pihak terkait pergantian nama menjadi taman Motuyoko, dan arti dari Taman Motuyoko itu sendiri,”Ucap Irving

Baca juga :  Ikuti Bimtek Dan Studi Tiru Pengembangan Dan Pengelolaan Desa Wisata, Ini Harapan Alfedri

Pembangunan dilakukan dalam dua tahap, pada tahap pertama, taman ini menelan biaya sebesar Rp 1,6 miliar. Kemudian di tahap selanjutnya menghabiskan biaya sebesar Rp 1,3 miliar. “Jadi total keseluruhan pembagunan Taman Motuyoko ini senilai Rp 2,9 miliar, hingga tuntas seperti saat ini,” tuturnya Irving.

Disisi lain, Alfedri saat menyampaikan di hadapan Masyarakat Kecamatan Tualang dan para Undangan yang hadir, “Kita bersyukur hari ini Kita sama-sama menyaksikan dan meresmikan Taman Motuyoko,Kita mengucapkan trimakasih atas Desain oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat Dan Kawasan Pemukiman Kabupaten Siak, Irving Kahar,” tutur Alfedri.

Alfredi berterimakasih atas peresmian taman Motuyoko Kota Perawang. Bupati siak yang juga mendampingi mengingatkan masyarakat agar dapat memanfaatkan taman untuk hal yang positif.

Sebagai informasi, kota perawang terus bebenah untuk menjadi kota idaman. Selain Malioboro, Taman Motuyoko merupakan ikon kota perawang. “Taman Motuyoko Sangat indah untuk dan menjadi Taman yang sangat di mafaatkan oleh warga kecamatan Tualang,semoga bisa di mafaatkan dengan baik dan di peliharan bersama dan sekaligus membuka Tirai Nama Taman Motuyoko dan berfoto bersama dengan,” jelasnya.

Persemian tersebut turut dihadiri oleh pejabat di lingkungan Pemkab Siak, Upika kecamatan Tualang, Lembaga Adat Melayu kecamatan Tualang, Anggota DPRD Siak Dapil Tulang, Anggota DPRD Kabupetan Siak, Koramil Perawang, personil Polsek, dan beberapa anggota ormas setempat. (SH)

YouTube player