Mentawai, NAWACITAPOST - Pengerjaan pemasangan infrastruktur jaringan air bersih di wilayah Sipora Utara melalui dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 3 miliar lebih tahun 2021 rampung. Pengerjaan terdiri pembangunan bak reservoir di simpang tiga desa Sidomakmur kilometer 5 Sipora Jaya dan instalasi pipa air ukuran 3 inci sepanjang 6 kilometer.
Kepala bidang cipta karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kepulauan Mentawai, Arjon Pasaribu mengatakan, bahwa, untuk ukuran bak reservoir mampu menampung air dengan kapasitas 300 kubik air bersih. Dimana, pengerjaannya sempat terhenti pada tahun 2020 karena batas waktu pengerjaan yang tidak cukup.
“Nah, tahun ini kembalo dilanjutkan pengerjaan dan sudah rampung 100 persen. Termasuk juga pemasangan meteran air ke rumah-rumah warga secara gratis lebih kurang 500 unit,” ungkap mantan kepala bidang Perumahan Kepulauan Mentawai tersebut.
Baca Juga : Jarang Diketahui, Pelaku Sejarah Pendiri Mentawai Perlu Ditetapkan ?
Saat ini untuk separuh wilayah desa Sipora Jaya dan desa Sidomakmur mampu terkaver oleh bak reservoir tersebut. Sekarang, tinggal lagi, beberapa lokasi atau gang perumahan yang masih belum terpasang pipa instalasi air bersih, terutama di wilayah Sipora Jaya, Sidomakmur dan desa Tuapejat.
Pembangunan jaringan instalasi air bersih tersebut, merupakan upaya Pemkab dalam memenuhi ketersediaan air bersih di pusat ibukota Kepulauan Mentawai. Saat ini, kata dia, ada beberapa titik bak reservoir yang telah selesai dibangun pada tahun sebelumnya.
“Pada tahun 2019 kita juga sudah membangun bak reservoir di simpang Mapaddegat kilometer 4 Tuapejat dengan kapasitas 100 kubik. Untuk anggaran pembangunan sendiri, bersumber dari DAK dan APBN,” ungkapnya.
Menurut Arjon, pembangunan insfrastruktur air bersih tersebut, dibangun secara bertahap. Sebab, mesti menyesuaikan ketersediaan anggaran. Untuk tahun 2022 ini, kata dia, akan dilanjutkan pemasangan instalasi pipa air bersih ke gang-gang atau lokasi yang belum teraliri air bersih.
“Tahun ini, kita kembali dapat DAK lebih kurang Rp 2,5 miliar lagi. Kita akan lanjutkan pemasangan instalasi pipa ke rumah-rumah warga yang belum teraliri air bersih, terutama di desa Sipora Jaya dan Tuapejat. Kita juga mohon dukungan dari masyarakat agar pada saat pengerjaan tidak ada kendala di lapangan. Kita harapkan, tahun 2023 seluruh wilayah Sipora Utara sudah teraliri pipa air bersih,” tuturnya.
Sekedar diketahui, bak reservoir yang sudah dibangun di wilayah Sipora Utara sebanyak 8 bak reservoir. Diantaranya, bak reservoir Bukit Pamewa, komplek Kodim 0319 Kepulauan Mentawai, pesantren kilometer 8, simpang kilometer 6, Sidomakmur, Simpang Mapaddegat, TPI dan bak kilometer 1 Tuapejat. (Saohagolo)
Simak informasi menarik lainnya di youtube NAWACITA TV
https://youtu.be/MWvSW_EZzA4
-