Kamis, 4 Juni 2026

Keterlaluan, Bikin Malu dan Menghina Pelatih Billiar, Gubsu Edy Dilaporkan ke Polda Sumut

Photo Author
Agus Irawan, Nawacita Post
- Selasa, 4 Januari 2022 | 12:43 WIB

Medan,NAWACITAPOST- Gubernur Sumatera utara (Gubsu) Edy Rahmayadi dilaporkan ke Polda Sumut terkait penginaan oleh pelatih billiar, Khairudin (Coki) Aritonang pada Senin (3/1/2022).

Melalui awak media, kuasa hukum Coki, Gumilar Aditya Nugroho membenarkannya. Dia menjelaskan laporan itu bernomor STTLP/03/I/2022/SPKT/POLDA SUMUT.

Aditya mengaku bahwa pihaknya sudah menyampaikan bukti permulaan berupa bukti somasi, video yang beredar di media sosial dan dua orang saksi.

Terlihat, dalam rekaman video itu, Gubsu Edy Rahmayadi melakukan penghinaan karena ada kata-kata sontoloyo, mengusir, menyebut Coki tidak layak sebagai pelatih billiar.

“Kita sudah melaporkan atas dugaan penghinaan yang dihadapi oleh klien kita oleh pihak Gubernur Sumatera Utara. Sudah diterima pukul 11 siang tadi oleh Polda Sumut,” ujarnya.

BACA JUGA : https://nawacitapost.com/hukum/2022/01/04/ngeri-mau-dilenyapkan-mafia-tanah-polisi-beri-perlidungan-pada-dino-patti-djalal/

Sebelum membuat laporan, pihaknya sudah membuat somasi kepada Gubsu Edy Rahmayadi agar meminta maaf, tetapi sampai hari ini belum ada jawaban. Karena itu, pihaknya mengambil langkah –langkah sesuai kaidah hukum.

Bahkan, langkah-langkah yang dilakukan oleh Gubsu Edy sudah memenuhi unsur-unsur dugaan tidak pidana.

“Terkait pasal, kami sudah melaporkan terkait dengan pasal 310 dengan jo 319 KUHPidana,” ucapnya.

Lanjut dia, Polda Sumut dapat bekerja secara profesional dan menjalankan hukum profesional dan menjalankan hukum seadil-adilnya. Namun sampai saat ini pihaknya masih menunggu itikad baik dari Gubsu Edy meminta maaf secara terbuka.

“Harus undang klien kami, dan menyampaikan permohonan maaf di depan publik. Kalau itu dilakukan kita akan menutup kemungkinan untuk melakukan perdamaian dengan Gubsus,” ungkapnya/

Menurut dia, pernyataan Gubsu justru berbanding terbalik dengan prestasi klien kita. Terbukti klien kita menorehkan 12 medali, 7 perak dan 5 perunggu.
“Benar Coki dijewer kalau di video itu,” ucapnya.

Editor: Agus Irawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini