Makassar, NAWACITAPOST – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan Edi Kurniadi, Senin (2/1/21) mengatakankan bahwa pihaknya selama tahun 2021 telah memberikan asimilasi rumah kepada 3.086 orang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), program ini terkait dengan pencegahan covid-19 di lapas dan Rutan .

Syarat untuk asimilasi rumah adalah berkelakuan baik dan tidak sedang menjalani hukuman disiplin dalam kurung waktu 6 bulan, aktif mengikuti program pembinaan dengan baik, telah menjalani 1/2 masa pidana serta syarat-syarat lainnya.

Selain itu juga telah di lakukan vaksinasi kepada WBP, capaian vaksinasi pada 24 lembaga pemasyarakatan/rumah tahanan negara/lembaga pembinaan khusus anak di Sulsel sudah mencapai 98,38 persen. Dari 10.997 WBP, yang sudah divaksin dosis pertama sebanyak 613, untuk dosis lengkap (pertama dan kedua) sebanyak 10.206 orang WBP dan yang belum sama sekali divaksin sebanyak 178 orang WBP.

Untuk optimalisasi pembinaan juga telah diberikan Pembebasan Bersyarat kepada 1.131 orang WBP, Cuti Bersyarat 1.069 WBP dan Cuti Menjelang Bebas Pada 23 WBP. Sedangkan diberikan remisi telah diberikan kepada 12.214 orang WBP.

Edi menambahkan, melalui kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel, Balai Rehabilitasi Narkoba Baddoka , dan konselor adiksi pihaknya telah memberikan layanan rehabilitasi kepada 820 WBP tindak pidana narkotika di 10 lapas /Rutan, terdiri dari 440 orang WBP ikuti rehabilitasi sosial dan 380 orang WBP ikuti rehabilitasi medis.

Selanjutnya, untuk cegah peredaran gelap narkotika dan barang terlarang di dalam lapas/rutan, Satospatnal kanwil telah lakukan 24 kali sidak. Sedangkan penggeledahan yang dilakukan kalangan internal lapas /rutan sebanyak 288 kali. Pada tahun ini juga petugas pengamanan pintu utama (P2U) Rutan Masamba dua kali mengamankan kristal putih diduga sabu dan sudah diserahkan ke kepolisian setempat .

Baca juga :  Kapal Babinsa yang Kedua Selesai, Sebelum Berlayar Kodim 0601/Pandeglang gelar Tasyakuran

Kepala Bidang Pembinaan Rahnianto mengatakan divisi pemasyarakatan juga telah melaksanakan pemindahan 1.622 orang WBP , baik dari rutan ke lapas maupun dari lapas ke lapas lainnya guna menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mengurangi kelebihan daya tampung ( over crowded).

Rahnianto juga mengatakan , selama tahun 2021 telah dilakukan pelatihan keahlian (bersertifikat) bagi WBP yang telah diikuti oleh 699 orang WBP. Di bidang manufaktur diikuti 309 orang WBP , bidang agribisnis 151 orang dan pada bidang jasa 220 orang WBP. (Kornelius Wau)