Sukabumi, NAWACITAPOST.COM – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti hasil penggeledahan dari Bulan Januari hingga Bulan Desember 2021, yang dilaksanakan di Branggang Barat Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sukabumi Kamis, 30 Desember 2021.

BACA JUGA : 6 Orang CPNS dari Lapas Sukabumi Sah Jadi PNS, Siapa Saja Namanya ?


Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Sukabumi Christo Victor Nixon Toar, memimpin langsung pemusnahan barang bukti hasil razia tersebut berupa Handphone, Charger, Power bank, sendok besi dan barang barang terlarang didalam blok hunian lainnya. Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kesatuan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP,), Kasi Minkamtib, Kasi Binadik, Kasubsi Keamanan, Kasubsi Portatib.

BACA JUGA : KaLapas Sukabumi Menyerahkan Secara Simbolis Remisi Khusus Natal Kepada WBP

Christo menyampaikan “Pemusnahan kali ini adalah hasil dari sidak selama tahun 2021, yang menghasilkan 95 handphone yang di antaranya 17 handphone sudah dimusnahkan, 44 handphone di serahkan ke Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat dan pada saat ini kita akan memusnahkan 34 handphone”, Tegas Christo.

Selain itu Kalapas menyampaikan bahwa setelah ini kami akan mempertegas aturan dan bagi warga binaan yang melanggar dan menggunakan alat komunikasi di dalam Lapas akan menerima sanksi berupa kurungan di sel pengasingan, dijatuhkan sanksi adminstratif, tidak diberikan remisi, dan bahkan tidak dapat mengikuti program integrasi seperti Asimilasi, Pembebasan Bersyarat, dan Cuti Bersyarat

BACA JUGA : Kadiv Yankum Pimpin Apel Siaga UPT seCianjur-Sukabumi

“Kegiatan ini merupakan salah satu evaluasi kami untuk terus memberantas peredaran handphone di dalam Lapas. Semoga di tahun 2022 agar lebih baik lagi sebagai mana Resolusi Kemenkumham yaitu menjadi insan Pengayoman yang lebih baik”tutupnya.

Baca juga :  Kanwil Kumham Jabar Berkolaborasi Bersama INI Memeriahkan HUT RI ke-74

Pelaksanaan pemusnahan barang bukti penggeledahan tersebut berjalan dengan lancar, tertib dan Aman dan Prokes tetap di jalankan.

YouTube player