Gorontalo, NAWACITAPOST  – Menghadapi evaluasi oleh Tim Penilai Nasional (TPN) dalam rangka meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada pembangunan Zona Integritas (ZI) tahun 2021. Kepala Divisi Administrasi (Kadiv Min), Dwi Harnanto didampingi Kabag Program dan Humas, Hot M Silitonga serta Kusubbag Humas, RB dan TI, Ibrahim Jahja mengecek kesiapan Balai Pemasyarakatan (BAPAS) Gorontalo serta Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Gorontalo Rabu 8/12/21.

Selain memastikan kesiapan BAPAS dan LPKA, Kadiv Min juga memberikan sedikit arahan dimana dalam arahannya Kadiv Min menyampaikan baik BAPAS dan LPKA merupakan sampling yang terpilih untuk Kanwil Kemenkumham Gorontalo. Oleh karena itu, Kadiv Min berpesan agar setiap Kelompok Kerja (POKJA) harus bisa memahami apa yang menjadi tugas dan kewajiban POKJA tersebut, sehingga ketika menghadapi pertanyaan dari TPN para POKJA sudah siap dengan jawabannya masing-masing.

Baca Juga : Kemenkumham Aceh Terima 235 Pemohon Pendaftaran Kekayaan Intelektual Sepanjang 2021

Sementara itu, Kabag Prohumas juga meminta kepada BAPAS dan LPKA untuk fokus dengan apa yang menjadi pertanyaan dan tidak keluar dari apa yang menjadi pertanyaan tersebut. Berkaca dari pengalaman Kanwil, Kabag Prohumas meminta agar Tindak Lanjut Hasil Temuan (TLHP) oleh Inspektorat Jendral (ITJEN) telah ditindaklanjuti agar tidak menjadi catatan nanti. Kabag Prohumas juga menyampaikan kepada masing-masing Ka. Satker bahwa Ka. Satkerlah nanti yang akan menjadi menentukan apakah satkernya bisa lolos dan tidak dari penilaian TPN.

Terakhir baik Kadiv Min dan Kabag Prohumas meminta kepada para peserta agar tidak gugup dalam menghadapi TPN. “Kalau yang lain bisa, kenapa kita tidak bisa” tutup Kabag Prohumas.

Simak informasi menarik lainnya di youtube NAWACITA TV 

YouTube player
Baca juga :  Kemenkumham Jabar Dorong Laju Pendaftaran Kekayaan Intelektual Di Jawa Barat