PALU, NAWACITAPOST.COM – Berdasar Instruksi Presiden No. 2 Tahun 2020 tentang P4GN, Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Tengah (Sulteng) bekerja sama dengan Bea Cukai dan Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulawesi Tengah mengadakan operasi bersama sebagai upaya pencegahan peredaran Narkoba, Senin (8/11).

BACA JUGA : KADIVPAS LAKSANAKAN INSPEKSI MENDADAK (SIDAK) RUTAN PALU

Pencegahan dan pemberantasan peredaran Narkoba ini dilakukan dengan bentuk operasi bersama melalui akses laut di Selat Makassar menggunakan Kapal BC 60002 yang berlayar dari pelabuhan Bea Cukai Pantoloan sampai dengan Pelabuhan Toli-Toli yang di mana menurut Bupati Donggala akses peredaran Narkoba berada di Dondo, Sampal Utara, dan Dampal Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenkumham Sulteng, Lilik Sujandi, melalui sambutannya mengharapkan kepada Bupati Toli-toli untuk tidak melupakan masyarakatnya yang sedang menjalani masa pidana di dalam Lembaga Pemasyarakatan yang di mana lebih dari 60% adalah kasus narkoba. Lilik berharap bupati juga ikut dalam melakukan rehabilitasi secara aktif dan terpadu.

“Saya berharap, kepada Bupati Toli-toli, untuk tidak melupakan masyarakatnya yang sedang menjalani masa pidananya di Lembaga Pemasyarakat yang mana lebih dari 60% adalah kasus Narkoba, serta turut aktif dalam melakukan rehabilitasi,” ujar Lilik.

Kepala Kantor Wilayah juga menyematkan Rompi Joint Operation kepada Kepala BNNP Sulteng, Bupati Toli-toli, dan Kakanwil Beacukai Sulbagtara sebagai bentuk sinergi yang kuat antar instansi tersebut.

Kegiatan ini merupakan wujud ketegasan dan kesigapan Kanwil Kemenkumham Sulteng dalam pengawasan serta pencegahan peredaran narkoba.

YouTube player
Baca juga :  Pendampingan Implementasi Peraturan Bidang Intelijen Keimigrasian di Jajaran Kanwil Kemenkumham Banten