APBD Surabaya 2022 Digedok, Fraksi Gerindra Siap Kawal dan Support

0
89

Surabaya NAWACITAPOST – Wakil Ketua Komisi D Ajeng Wira Wati mengaku lega bahwa DPRD bersama Pemerintah Kota Surabaya telah menyelesaikan bahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) sekaligus mengesahkannya menjadi APBD 2022 tepat di Hari Pahlawan, Rabu 10 November 2021.

“Total APBD untuk tahun 2022 sebesar Rp10,3 triliun, dan digedok tepat pada Hari Pahlawan 10 November,” ungkapnya.

Ajeng menjelaskan, sejak adanya pandemi Maret 2020 lalu, eksistensi Covid-19 menganggu perekonomian. Sehingga Surabaya berproses untuk memaksimalkan pembangunan rumah sakit, pengadaan ambulans, peningkatan sarpras puskesmas, PPT serta renovasi puskesmas hingga sekolah-sekolah.

” Tahun depan waktunya pemulihan,” harapnya.

Menurut Bendahara Fraksi Gerindra ini, Tahun depan diperlukan adanya pemberdayaan di sektor kesejahteraan sosial. Sehingga melalui kesepakatan di Komisi D, mulai tahun depan akan ada peningkatan honor operasional bagi sumber daya manusia (SDM) di berbagai bidang.

“Jika tahun lalu kita sudah menaikkan honor operasional guru TPQ/TPA menjadi Rp 500 ribu perbulan, maka telah diusulkan sejak PAK honor modin tahun depan juga akan dinaikkan menjadi Rp800 ribu,” kata Ajeng.

Selain itu, masih kata Ajeng, kader lansia, juru kunci makam cagar budaya juga akan dinaikkan bantuan penyelenggaraan operasionalnya. Begitu pun kader posyandu dan lansia, akan mendapat tambahan vitamin. Sedangkan insentif nakes Covid-19 tetap dianggarkan baik untuk ASN maupun non-ASN.

“Fraksi Gerindra akan mengawal dan mensupport penuh. Karena kegiatan yang bersifat gotong royong pengabdian masyarakat ini wajib mendapatkan perhatian dari pemkot, apalagi masih di tengah masa pandemi Covid-19,” tandasnya. (BNW)