Hasil kreatiftas warga binaan yang memiliki bakat menjahit saat ini mampu memproduksi Sprey dan Badcover yang bisa di desain sesuai permintaan konsumen dengan harga yang dapat terjangkau serta kualitas juga tidak kalah dengan produksi pasar. Baru-baru ini WBP meluncurkan baju adat dayak.
Selain pakaian, banyak hasil olahan bahan makanan yang di produksi seperti kue lapis, kue kue tradisional yang sudah dipasarkan di lingkungan internal dan masyarakat luar.
Baca Juga : Gebyar Akhir Tahun ! Nawacita TV Gelar Kontes Berhadiah Jutaan Rupiah
"Hasil produksi warga binaan ini didapat setelah diberikan berbagai pelatihan kepada warga binaan sehingga dari pelatihan tersebut menjadi bekal warga binaan jika sudah kembali di masyarakat", jelas Kepala Subbagian Humas, Reformasi Birokrasi dan Teknologi Informasi Kanwil Kemenkumham Kalbar, Zulzaeni Mansyur.
Semua hasil produksi warga binaan dapat dilihat di Instagram @lapertiproject, untuk pembelian bisa melalui instagram dan whatsapp melalui nomor 0898-3206-518 atau 0821-5602-7557.
Menciptakan produk unggulan hasil karya warga binaan pemasyarakatan tersebut merupakan salah satu inovasi yang dilaksanakan oleh Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Pontianak, Jaleha Khairan Noor melalui Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Astuti Setiawati.
(Kornelius Wau)
https://youtu.be/z0L1qei5-YA