Baca Juga : Gebyar Akhir Tahun ! Nawacita TV Gelar Kontes Berhadiah Jutaan Rupiah
Dalam pengerjaannya, Kasubsi Pelayanan Tahanan beserta Ka. KPR bekerjasama untuk mencari dan memilih WBP yang memiliki skill ataupun kemampuan mengelas, dan kemudian dilakukan sidang TPP untuk mendapat persetujuan setiap pihak agar WBP dimaksud dapat dijadikan pekerja pada Bengkel Kerja Rutan Sipirok.
Simak berita lainnya di Youtube NAWACITA TV
Kegiatan ini pada dasarnya memang tidak dilaksanakan setiap saat, hanya apabila ada pihak pegawai, keluarga pegawai, atau bahkan orang luar/masyarakat sekitar Rutan Sipirok yang meminta untuk dibuatkan.
Baca Juga : Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kemenkumham Sumut, Ikuti Seminar Nasional Dukung Indonesia Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Secara Virtual
Dalam pelaksanaannya, pihak yang meminta untuk dibuatkan barang permintaannya, harus menyediakan sendiri bahan yang dibutuhkan, dan hal ini jadi lebih hemat jika dibandingkan dengan membeli barang yang sudah langsung jadi di pasaran.
"Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi salah satu bentuk kegiatan pembinaan yang dapat dikembangkan lebih baik lagi, bukan hanya dilakukan pada saat ada permintaan saja, tetapi menjadi pembinaan yang rutin dilakukan dan dapat memasarkan hasil produk pekerjaan dari WBP itu sendiri, dan tentu hasilnya juga akan diberikan bagi para WBP pekerja" harap Karutan Jepri Ginting.
Dalam pengerjaan WBP akan akan selalu didampingi petugas untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
(Humas Rutan Sipirok)