Viral!! Pejabat Sebut Sudah Muak Bertugas di Nias,  Agustus Gea : Mempermalukan Dirinya Sendiri

0
956
Viral oknum pejabat yang bilang muak di Nias. Foto tangkapan layar Post News TV

Jakarta, NAWACITAPOSTSEBAGAI abdi negara sipil maupun non sipil bertugas dimanapun di wilayah Indonesia. Harus disyukuri dengan penuh limpah kepada sang Pencipta. Begitulah yang dilakukan AKBP Deni Kurniawan Kapolres Nias yang menjalaninya selama 2 tahun 4 bulan. Dimulai April 2019  sampai Agustus 2021

Baca Juga : Gelar Kebangsawanan Nias akan diberikan Kepada Presiden Jokowi saat Menghadiri Acara Sail Nias 2019

Deni yang selalu dekat dengan masyarakat Nias, perpisahannya terasa berat. Bahkan dirinya mencium halaman di Mapolres Nias yang diberi karpet merah.

Kini Deni bersama sang istri harus berpisah dari Polres Nias, ke Polres baru di Labuhan Batu, Sumut. Bukan hanya pihak kepolisian Nias yang kehilangan, warga Nias dari berbagai unsur pun merasakan hal yang sama. Kapolres yang murah senyum dan baik hati, terutama kepada anak-anak di Nias, kini mengabdi ditugas barunya, banyak kenangan yang menyentuh hatinya.

Lebih dari itu, Presiden Jokowi pada 2017 mengunjungi Nias. Bahkan dalam pidatonya di hadapan warga Nias, kakek Jan Ethes mengenakan pakaian adat Nias. Jokowi bangga mengenakan pakaian adat tersebut. Dalam pidatonya Jokowi meminta daerah Nias memprioritaskan perikanan dan pariwisata.  Pidato Jokowi yang penuh canda dan guyonan bermakna di resapi warga Nias yang hadir.

Namun, dua contoh di atas tersebut. Rupanya mungkin belum terpatri kepada Koordinator Satker PPK 3/5 Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional  (B2PJN) Perwakilan Kepulauan Nias, Firman Hutahuruk.

Dalam video viral yang berdurasi 25 detik dan ada penjelasan selama 3 menit. Firman yang bertugas di Nias selama 3 tahun, mengatakan secara pribadi ia muak berada di Nias, karena jauh dari keluarga. Padahal, ia ditugaskan tugas di Nias melaksanakan perintah UU.

Menanggapi video vira tersebut, salah satu tokoh asal Nias yang juga pengamat budaya Kepuluaan Nias, Agustus Gea (AG), ketika diminta pendapatnya oleh nawacitapost, Jumat (1/10/2021).

“Menanggapi pernyataan Bapak Firman Hutauruk yang menyatakan sudah muak di Nias karena sudah 3 Tahun di Nias, menurut saya kita tidak perlu emosional karena,” jelas AG.

Pertama Tidak jelas ia berbicara dalam rangka apa, apakah karena ada yg memprotes atau menuduh yang bersangkutan.

Kedua Justru dengan pernyataan tersebut ononiha wajib menginstropeksi diri masing-masing mengapa sampai yang bersangkutan menyatakan demikian.

Ketiga Jika merasa tertekan karena Nias tertinggal dari daerah lain di Indonesia khususnya Sumatera dan lebih khusus lagi Sumatera Utara, yang bersangkutan dapat mengajukan permohonan pindah dari Nias secara baik-baik tanpa harus menyinggung perasaan orang Nias.

Keempat Dengan pernyataan tersebut  justru harus menjadi koreksi bagi para Kepala Daerah di Nias dan menyemangati perjuangan Ononiha untuk menjadi Provinsi sehingga dapat mengejar ketertinggalannya.

Kelima  Dengan pernyataan tersebut yang bersangkutan secara tidak langsung mempermalukan dirinya sendiri karena ketika ia menjadi CPNS yang bersangkutan pasti telah membuat Surat Pernyataan bersedia ditempatkan di seluruh wilayah kesatuan RI.

Keenam Kita sebagai anak bangsa harus bangga sebagai orang Indonesia dan sebagai putera daerah dari masing-masing kita berasal