Jamin Kualitas dan Hygiene Makanan, Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan Kanwil Kemenkumham Sumut Langsung Kontrol Dapur Umum

0
66

Padangsidimpuan, NAWACITAPOST – Pandemi Coronavirus disease (COVID-19) saat ini menjadi momentum bagi Lembaga Pemasyarakatan untuk memperbaiki kualitas pangan. Untuk itu, peningkatan mutu pangan menjadi prioritas Lapas Padangsidimpuan sebagai salah satu layanan kepada masyarakat, dalam hal ini Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Padangsidimpuan, Indra Kesuma, A.Md.IP., SH., MH menjamin kualitas pangan dan kesehatan warga binaannya.

Baca Juga : WBP Beragama Kristen Di Lapas Kelas IIB Panyabungan Kanwil Kemenkumham Sumut, Laksanakan Ibadah Dengan Penuh Hikmat

Kala melakukan kontrol rutin ke dapur Lapas Padangsidimpuan, Senin (27/09/21) Kalapas beserta Tim Satops Patnal, memantau kebersihan dapur dan pengolahan makanan yang akan didistribusikan agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada WBP. Kasi Binadik Dan Giatja, Efrida Sri Mulyana menyampaikan bahwa Lapas Padangsidimpuan sudah bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan untuk menguji klinis makanan yang meliputi pengecekan pencemaran kimia pada makanan, pengecekan angka kuman pada wadah makanan serta uji kelayakan air minum.

“Sebelumnya, kami sudah melakukan uji klinis makanan dan Alhamdulillah sudah mendapatkan sertifikat Laik Hygiene Sanitasi Jasa Boga dari Dinas Kesehatan Kota Padangsidimpuan dengan tujuan agar makanan yang diperuntukkan bagi WBP bebas dari bahaya pencemaran kimia dan benda lain,” ungkap Efrida.

Kalapas Indra Kesuma, juga menginstruksikan jajaran Binadik, untuk melakukan pemantauan terhadap proses pendistribusian makanan guna menjamin terjaganya ketertiban dan tidak ada penyimpangan yang terjadi. Pemantauan dan pengawasan dilakukan, sejak dari makanan diantar ke blok hunian sampai dengan makanan diterima oleh masing-masing Warga Binaan.

Lebih lanjut, Kalapas Indra Kesuma menjelaskan bahwa, pengawasan tidak hanya dilakukan pada saat pendistribusian saja. “Pengawasan dan pemantauan tidak hanya dilakukan pada saat proses pendistribusian makanan saja. Tetapi dalam proses penerimaan, pengolahan, dan penyajian makanan juga harus selalu dalam pengawasan Petugas. Semua ini dilakukan untuk memastikan bahwa, makanan yang merupakan hak dari setiap Warga Binaan dalam kualitas baik dan semuanya mendapatkan jatah yang sama rata,” pungkasnya.

(Humas Lapasid)