Punya Bukti Rekaman, Napi Lapas Narkotika Tanjungpinang Beberkan Dugaan Lapan Anam di Batam

0
81

Tanjungpinang, NAWACITAPOST – Penangkapan Inisial IJ dkk (19/3) dengan barang bukti 1 Ons, diduga telah terjadi Cincai/Lapan Anam di Wilayah Satresnarkoba Polresta Barelang. Hal itu disampaikan langsung oleh salah seorang Warga Binaan Pemasyarakatan Inisial NK Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang melalui surat.

Dalam suratnya, NK mengakuinya bahwa penangkapan tersebut telah terjadi dugaan Cincai /Lapan Anam dari aparat penegak hukum saat penangkapan awal hingga Kasus itu dituduhkan kepada orang lain (Dirinya).

“Bukti ada salah satunya Rekaman antara dirinya dengan IJ,” ucapnya.

Nk menjelaskan Inisial IJ dkk tersebut adalah tangan kanannya HBL yang tengah menjalankan hukuman di Lapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang. Berawal menyuruhnya untuk menjemput Barang Jenis Sabu 1 Ons di Kota Batam.

“Kalau kamu ada orang di luar jemputlah barang (Sabu) di Batam,” ucap HBL jelas NK disuratnya.

“NK menyuruh sahabatnya (KL) menyebrang untuk menjemput barang tersebut. Sesampainya KL di Batam, NK mendapat informasi bahwa IJ dkk sudah ketangkap oleh Satresnarkoba Polresta Barelang. Sehingga KL pun di tarek balek (gagal misi),” ucapnya.

Setelah itu sambungnya, dapat informasi lagi bahwa penangkapan tersebut sudah terjadi Cincai/Lapan Anam sehingga Ijul dkk dibebaskan. Sedangkan kelanjutan kasus tersebut dalam suratnya, NK dilibatkan beserta dituduhkan sebagai pelaku.

“Sungguh saya sangat Kecewa dengan Kepolisian Satresnarkoba Polrestabes Barelang. sepertinya tidak ada lagi keadilan kenapa yang bersalah bisa dibebaskan dan dikorbankan orang lain,” tuturnya NK.

Atas hal itu, NK meminta agar keadilan itu dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku untuk menghindari hal-hal negatif terhadap polisi yang bersangkutan karena dirinya merasa dicurangi atau dijebak dalam Kasus tersebut.

Perlu diketahui, beberapa hari yang lalu, media sudah mengonfirmasi kepada Kapolresta Barelang Yos Guntur via Whatsapp.

“Terima kasih informasinya. Akan kami dalami, terima kasih pak,” Tuturnya saat itu. Namun hingga detik ini perkembangan dari konfirmasi tersebut tidak ada kelanjutannya.

(Yosdarson Daeli)