Kalapas Mustafa Kamaluddin Simamora, Bertekad Mewujudkan Zero Handphone di Lapas Kelas III Kotanopan Kanwil Kemenkumham Sumut

0
86

Kotanopan, NAWACITAPOST – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kotanopan, Mustafa Kamaluddin Simamora, kumpulkan 4 pejabat struktural Lapas Kotanopan untuk mengadakan rapat di ruang kerjanya. Selasa, 14 September 2021.

Baca Juga : Pembinaan Kerohanian, Rutin Dilaksanakan di Lapas Kelas III Gunung Tua Kanwil Kemenkumham Sumut

Rapat ini diadakan, untuk memberikan arahan ke pejabat struktural terkait kejadian duka di Lapas Kelas I Tangerang agar tidak terulang.

Kalapas Mustafa Kamaluddin Simamora, memberi pengarahan berupa perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk membuka dan membaca tugas para pegawai sesuai jabatan masing-masing.

Kalapas juga meneruskan perintah Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Sumatera Utara ke setiap UPT pemasyarakatan antara lain :

Pertama : Segera lakukan uji kelayakan listrik pada jaringan kantor masing-masing.

Kedua : Gunakan anggaran pemeliharaan di fokuskan untuk pemeliharaan listrik.

Ketiga : Lakukan penertiban fasilitas listrik pada kamar hunian warga binaan (barang elektronik : pemanas air/kettle listrik, pemanas air rakitan, sambungan listrik dan colokan illegal) yang berpotensi menyebabkan gangguan keamanan.

Keempat : Lakukan penggeledahan rutin secara menyeluruh dan insidentil di blok hunian WBP.

Kelima : Jadikan penggeledahan blok hunian menjadi target dan capaian sasaran kinerja pegawai pada petugas pengamanan dan kamtib.

Keenam : Seluruh Kasatker harus mendeklarasikan blok hunian zero handphone / nol handphone di dalam blok hunian masing-masing di satker Sumatera Utara.

Ketujuh : Kasatker & kepala pengamanan wajib melakukan pengawasan serta kontrol blok hunian secara rutin dan insidentil.

Kedelapan : Mengisi SDP kamar hunian 100% di setiap UPT.

Kesembilan : Seluruh jajaran agar memahami tusi dan berpedoman dengan juklak, juknis, pedoman dan lain-lain dalam melakukan tugas serta untuk mengingat masing-masing kasatker segera buatkan id card yang berisi SOP dan tusi masing-masing petugas.

Kesepuluh : Melakukan deteksi dini dari seluruh aspek pengamanan (pengamanan orang, gedung, dokumen, tusi, masyarakat eksternal dan internal) serta melakukan langkah-langkah antisipasi dalam gangguan keamanan dan ketertiban pada setiap UPT.

Kesebelas : Tingkatkan koordinasi dengan instansi terkait untuk antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban di masing-masing satuan kerja.

Disamping itu, Kalapas juga menekankan ke Kasubsi Keamanan dan Ketertiban Lapas Kelas III Kotanopan, Yasfan Rafendra, untuk memastikan dan menjaga agar tidak ada peredaran handphone di kamar hunian WBP Lapas Kotanopan.

Kalapas bertekad untuk menjadikan Lapas Kelas III Kotanopan, menjadi salah satu UPT Pemasyarakatan yang Zero handphone.

(Humas Lapas Kotanopan)