Jakarta, NAWACITAPOST – Ancaman bahaya kebakaran yang mengintai Lapas dan Rutan di Indonesia sudah diantisipasi oleh Kalapas Kelas 1 Sukamiskinsejak dini sebelum adanya kejadian kebakaran di Lapas Kelas 1 Tanggerang Rabu (8/9/2021) dini hari.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Sukamiskin Elly Yuzar, S.H,M.Hum mengatakan pihaknya aktif berkoordinasi dengan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung untuk mengantisipasi kebakaran.

“Bahkan kita sudah lakukan simulasi pemadam kebakaran di Lapas sekitar dua bulan lalu,” kata Elly dilansir dari Antara.

Sebanyak 60 APAR pun telah tersedia dan tersebar di beberapa blok hunian Warga Binaan dan kantor. APAR yang disimpan di Lapas selalu dicek secara berkala untuk memastikan kondisinya siap pakai jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kalapas mempraktekan penggunaan APAR

Langkah antisipasi lainya, pihaknya melaksanakan pengecekan kelistrikan secara menyeluruh untuk memastikan keamanan dalam blok.

“Dengan kejadian di Tangerang, hari ini kita juga lakukan pemeriksaan seluruh kelistrikan, sebagai bentuk antisipasi. Kemudian jika terjadi (kebakaran) kita punya area lapangan untuk titik kumpul evakuasi,” kata dia.

Hari ini terpantau Warga Lapas Kelas 1 Sukamiskin juga melaksanakan sholat ghaib sesudah menunaikan sholat Jum’at dengan tujuan merupakan ibadah yang memiliki keutamaan tersendiri. Di mana dengan mendirikan shalat ghaib, umat muslim yang masih hidup dapat mendoakan orang yang telah meninggal serta memohonkan ampun kepada Allah.

(Kornelius Wau)

Simak informasi menarik lainnya di Youtube kami !

YouTube player
Baca juga :  Pimpin Upacara Bela Negara, Kakanwil Kemenkumham Aceh Bacakan Amanat Presiden Jokowi