Terkait Perhelatan Pilkada Serentak 2024 di Kepulauan Nias, Ini Pendapat Ketua Umum IKKBL Sorni Paskah Daeli

0
147
Ketua Umum Ikatan Kerukunan Keluarga Besar Lahomi (IKKBL) Dr. Sorni Paskah Daeli, SE., M.Si. Foto FB Sorni Paskah Daeli

Jakarta, NAWACITAPOSTKALAU bukan kita yang membangun kampung kita lalu siapa lagi? Slogan itu mungkin tepat kita sematkan kepada perhelatan Pilkada serentak 2024. Asal tujuannya mensejahterakan masyarakat.

Baca Juga : Marinus Gea Persiapkan Kader Terbaik Kepala Daerah di Kepulauan Nias 2024 

Lalu kita tarik pada konteks kearifan lokal pada nama organisasi daerah, tapi berkiprah di pentas nasional. Terlebih khusus untuk mensejahterakan masyarakat di daerah tersebut.  Salah satu  konteks membangun Nias Pulau Impian, yaitu melalui berbagai organisasi yang ada : Sebut saja Fornisel, Himanira, PMNBI, IKKBL dan organisasi HIMNI.

Organisasi – organisasi itu memang bukan wadah partai politik (Parpol), dan tidak dalam konteks mendukung parpol juga, tetapi orang-orangnya yang ada dalam organisasi tersebut terdiri dari warna politik yang berbeda dan tidak boleh memaksakan kehendaknya.

Terkait hal itu, ada gagasan yang menarik dari Ketua Umum  HIMNI Marinus Gea biasa disapa MrG, yang mungkin perlu disambut oleh berbagai pihak terutama yang berkepentingan untuk hal itu. Jika diam atau mungkin merasa tidak berkepentingan hal itu. Bisa dikatakan, rugi. Karena siapapun yang melekat kedaerahan secara apapun, sudah seharusnya ikut bergerak.

Agar calon kepala daerah yang kita pilih benar-benar punya hati dan aksi mensejahterakan rakyat. Seandainya, nanti kepala daerah  yang jadi tidak punya empati pada kesejahteraan rakyat, maka mungkin itu karena kita diam dan tak peduli terhadap perhelatan Pilkada serentak. Jadi, sebelum menyesal dan berkeluh kesah. Lebih baik bergerak dan mengedukasi masyarakat untuk memilih pemimpin yang terbaik di daerah Kepulauan Nias.

Ketua Umum Ikatan Kerukunan Keluarga Besar Lahomi (IKKBL)  Sorni Paskah Daeli ketika dimintai pendapatnya soal ini, kepada nawacitapost, Sabtu (11/9/2021) melalui pesan selularnya menyatakan :

Kesatu , kami sangat setuju dengan pendapat Pak Ketum HIMNI bahwa untuk Pilkada 2024 perlu dipersiapkan kader-kader terbaik untuk menjadi pemimpin di darah-daerah kepulauan Nias, bisa dari petahana, atau kader-kader baru yang terbaik. Berjiwa muda, energik, melek teknologi, blusukan, dan tanpa banyak kata dalam bekerja. Tetapi selalu berhasil dalam aksi, maka itulah yang dibutuhkan oleh masyarakat Nias.

Kedua, belajar dari setiap kali ada suksesi kepemimpinan di mana para calon menjalankan strategi dengan menghalalkan segala cara dan etika moral tidak diindahkan, sehingga tidak hanya merusak struktur demokrasi, tetapi merusak nilai-nilai kemanusiaan dan budaya masyarakat Nias itu sendiri, maka menurut kami hal ini menjadi tantangan serius yang harus dikelola dengan baik di Kepulauan Nias, sehingga para kader-kader Pilkada 2024 adalah kader terhormat yang tidak menggunakan cara-cara pengecut untuk memenangi Pilkada 2024.