Kegiatan yang bertajuk “IMI-PROVMENT #1 Menuju Ruang Redaksi Digital” ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Ditjen Imigrasi, Zaeroji. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa dengan adanya kegiatan ini diharapkan dapat membangun serta meningkatkan SDM kehumasan baik di pusat maupun di daerah.
“Publikasi Humas harus mampu meningkatkan citra positif Kantor Imigrasi. Dengan citra positif yang ada tentu akan meningkatkan kepercayaan publik atau kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan” tutur Zaeroji.
Beberapa narasumber pun turut hadir pada kegiatan ini, antara lain Tim strategi Komunikasi Kemenkumham RI, Bane Raja Manalu, Plt. Ka. Biro Humas, Data dan Informasi Kemenag RI, Thobib AlAsyhar, Kasi Strategi Komunikasi dan Opini Publik Ditjen Bea Cukai, Teddy Triatmojo, Serta Kepala Desk Politik dan Hukum Harian Kompas, Antony Lee.
“Imigrasi terkhususnya bagian kehumasan merupakan tombak atau garda terdepan Imigrasi. Untuk itu Humas harus hadir sebagai problem solver” ujar Bane Raja Manalu.
Baca Juga : Persiapan Hadapi TPN, Kanwil Kemenkumham Sumut Lakukan Penguatan dan Simulasi Penilaian WBK/WBBM
“Humas harus cepat tanggap. Jangan pernah lambat dalam merespon masalah. Rulenya adalah 1x24 jam masalah harus segera dijawab, jika tidak maka akan menjadi hoax” lanjut Bane Raja Manalu
Dalam Kesempatannya saat membawakan materi Teddy Triatmojo selaku Kasi Strategi Komunikasi dan Opini Publik Ditjen Bea dan Cukai mengatakan pengolahan berita mengunakan media digital sangatlah penting.
“Tuntutan masyarakat atas akuntabilitas, transparansi harus menjadi perhatian khusus bagi kita semua, sehingga masyarakat dapat turut terlibat aktif menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pengontrol dan pengawas pemerintahan. Oleh karena itu perlu dibuat suatu wadah pengelolahan media digital sehingga semua publikasi data dapat tervalidasi, terukur serta transparan” kata Teddy Triatmojo
-
Kegiatan diakhir dengan pelatihan penulisan berita oleh Kepala Desk Politik dan Hukum Harian Kompas Antony Lee. Peserta terlibat aktif pada kegiatan pelatihan ini. Hal ini dapat dilihat dari peserta yang berlomba-lomba mengirimkan hasil narasi yang telah dibuat agar dapat dievaluasi bersama. Pada akhir sesi peserta berharap agar kegiatan ini dapat terus dilaksakan guna menambah wawasan terkait pengolahan publikasi kehumasan.
(Kornelius Wau)
Simak informasi menarik lainnya di youtube kami !
https://youtu.be/VB7bfDydGEo