Pastikan Layanan Hukum, Kemenkumham Kalbar Gelar Seminar Layanan Kewarganegaraan

0
170

Sambas, NAWACITAPOST – Dalam rangka peningkatan pemahaman terhadap Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia dan peraturan pelaksanaannya. Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Barat melalui Divisi Pelayanan Hukum dan HAM bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sambas, menggelar Seminar Layanan Kewarganegaraan di Wilayah Kabupaten Sambas. Tentunya dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan dimasa pandemi Covid-19, Selasa (07/09/2021).

Kegiatan yang mengangkat tema “Peningkatan Pemahaman Layanan Status Kewarganegaraan Untuk Memperoleh Kepastian Hukum PASTI Nyata di Kabupaten Sambas” ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sambas, Fery Madagaskar, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Toman Pasaribu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sambas, Dadang Munandar, Kepala Rutan Kelas IIB Sambas, Priyo Tri Laksono, Kepala Balai Pemasyarakatan Kelas II Sambas, Sukarno, Perwakilan Pengadilan Negeri Sambas, Perwakilan Kejaksaan Negeri Sambas, Perwakilan Polres Sambas dan Perwakilan Kodim 1208/Sambas.

Toman Pasaribu saat membacakan sambutan Kepala Kantor Wilayah yang berhalangan hadir mengatakan, tujuan utama dari dilaksanakannya kegiatan Layanan Kewarganegaraan ini adalah untuk menambah wawasan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah dan masyarakat Kabupaten Sambas serta mensosialisasikan proses dan prosedur pendaftaran kewarganegaraan RI berdasarkan ketentuan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku.

Lebih lanjut Toman berharap melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan pengetahuan para pemohon pengguna layanan AHU Online melalui aplikasi Sistem Administrasi Kewarganegaraan Elektronik (SAKE) tentang prosedur dan tata cara menggunakan layanan secara online.

“Semoga dikemudian hari tidak timbul permasalahan hukum yang dikarenakan kurangnya pemahaman terhadap tata cara dan prosedur penggunaan sistem pada aplikasi,” ujarnya.

Pada kesempatan ini Toman juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas, khususnya kepada Disdukcapil Kabupaten Sambas, atas sinergitas dan kolaborasi yang sudah dibangun, sehingga kegiatan ini dapat dilaksanakan.

Selanjutnya, Sekda Kabupaten Sambas, dalam sambutannya sesaat sebelum membuka kegiatan mengatakan, urusan kependudukan tidak hanya menyangkut Warga Negara Indonesia (WNI) saja. Tetapi juga termasuk Warga Negara Asing (WNA).

“Dalam sistem informasi administrasi kependudukan WNA, pemegang ITAP (Ijin Tinggal Tetap) wajib didaftarkan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, dan berhak memdapatkan KK WNA. Namun sampai hari ini belum ada penduduk WNA yang terdaftar di Disdukcapil Kab Sambas,” jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013, merupakan tonggak perubahan dibidang administrasi kependudukan yang patut diapresiasi.

“Yang saya sebutkan diatas adalah bentuk kemajuan positif dalam penyelenggaraan administrasi kependudukan. Masih ada kemajuan lain yang sangat membahagiakan diantaranya pelayanan adminduk tidak dipungut biaya atau gratis, pergeseran dari stelsel pasif menjadi stelsel aktif, perubahan asas peristiwa menjadi asas domisili, dan kebijakan lainnya seperti kebijakan pemberlakuan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) kebenaran data kelahiran dan kebenaran sebagai pasangan suami istri manakala persyaratan keterangan kelahiran tidak terpenuhi dan/atau buku nikah/ kutipan akta perkawinan juga tidak terpenuhi,” ungkapnya.

Mengambil tempat di Ballroom Hotel Pantura Sambas, Layanan Kewarganegaraan ini diikuti oleh para peserta dari berbagai unsur. Diantaranya, Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Sambas, Unsur Camat dan Kelurahan Kabupaten Sambas, Disdukcapil Kabupaten Sambas, Dinas Agama dan KUA Kabupaten Sambas, Bagian Hukum Setda Kabupaten Sambas, Aparat Penegak Hukum, Kantor Imigrasi Klas II TPI Sambas, Akademisi, Masyarakat Paguyuban, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama serta Tokoh Adat yang berada di Wilayah Kabupaten Sambas.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi dari para narasumber. Adapun yang bertindak sebagai narasumber yaitu, Toman Pasaribu, Kepala Disdukcapil Kabupaten Sambas, Wahidah, Pengawas Ketenagakerjaan Ahli Madya Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalbar, Tri Djatiningsih, serta Analis Keimigrasian Madya Kanwil Kemenkumham Kalbar, Subandriani. Dan dimoderatori Kepala Bidang Pelayanan Hukum Kanwil Kemenkumham Kalbar, Muhayan. Setelahnya peserta diberikan kesempatan untuk melayangkan pertanyaan kepada para narasumber.

(Kornelius Wau)

Simak informasi lainnya di Youtube kami !
https://youtu.be/hwgEzzPJVlo