Bersama Pakar dan KADIN, Wawali Armuji bahas Skema Pemulihan Ekonomi pasca PPKM diperpanjang

0
136

Surabaya NAWACITAPOST – Pemerintah sudah memutuskan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang hingga 16 Agustus 2021 kedepan.

Terkait hal ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual terkait dengan Skema Pemulihan Ekonomi bersama Akademisi Universitas Airlangga, Kamar Dagang dan Industri (KADIN), Komisi B DPRD Kota Surabaya, Bappeko dan Bagian Perekonomian secara daring pada Selasa 10 Agustus 2021.

Wakil Walikota Surabaya Armuji yang memimpin secara langsung memimpin rapat koordinasi berujar bahwa Pemerintah Kota Surabaya membutuhkan urun rembuk banyak orang.

” Tidak hanya sumbangsih pemikiran tetapi gotong royong secara konkrit akan menjadi semangat bagi kita menghadapi Pandemi Covid 19,” ujar Cak Ji sapaan akrabnya.

Armuji menekankan bahwa penanganan medis, kesadaran masyarakat terhadap Protokol kesehatan dan upaya-upaya pemulihan ekonomi merupakan langkah yang tidak dapat dipisahkan dan harus dilakukan secara gradual.

” Penurunan dari sektor perdagangan dan jasa tidak terhindarkan , sehingga konsentrasi , proteksi dan intervensi pada UMKM harus dilakukan secara menyeluruh ” Imbuh Wakil Walikota Surabaya

Maka dari itu ia mengajak Badan usaha maupun BUMN yang menyalurkan program pinjaman permodalan untuk didorong dapat diperluas serta dipermudah bagi UMKM , Fasilitasi pemerintah kota serta data yang valid untuk mendapatkan intervensi bantuan modal dari pemerintah pusat akan memperkokoh ketahanan Ekonomi masyarakat.

” Jadi ini langkahnya harus terukur dan terintegrasi antara pemerintah kota , provinsi hingga pusat. Saya optimistis Surabaya bisa bangkit,” pungkasnya.

Pda kesempatan itu, Pemkot menerima banyak masukan dari beberapa stakholder termasuk dari Ni Made Sukartini Akademisi Universitas Airlangga dan M. Ali Affandi Ketua KADIN Surabaya.

Dalam paparan Ni Made Sukartini menjelaskan bahwa omset UMKM saat ini di Kota Surabaya turun antara 60 % hingga 80 % baik yang di Sentra Wisata Kuliner maupun Usaha mikro yang tersebar di Kecamatan – Kecamatan.

Sementara, M Ali Affandi ketua KADIN Surabaya juga mendorong agar pemerintah kota Surabaya terus menggencarkan Vaksinasi terhadap pelaku usaha, stimulus bagi pelaku usaha kecil menengah serta apresiasi pembukaan Pusat perbelanjaan secara bertahap memberikan angin segar bagi pelaku usaha.

Pemulihan ekonomi juga menjadi agenda dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kota Surabaya tahun 2021 – 2026 dengan penguatan sektor UMKM dan Informal. (BNW)