Kurang dari Target, Vaksinasi AZ Dosis Kedua Akan dialihkan untuk Dosis Pertama

0
498
Salah satu peserta vaksinasi Astrazeneca di lapangan Thor Gelora Pancasila Surabaya, Sabtu 31 Juli 2021

Surabaya NAWACITAPOST – Vaksinasi dosis ke-2 Astrazaneca (AZ) yang diadakan di lapangan Thor Gelora Pancasila berjalan tertib, bebas antrian dan kerumunan. Hingga pukul 12 siang, vaksinasi yang diadakan hasil kerjasama pemkot Surabaya bersama Komando Armada II nampak sudah sepi dan hanya terlihat 1-2 warga yang langsung divaksin tanpa ada antrian. Sementara ratusan tenaga kesehatan dan relawan Surabaya Maju masih berjaga.

Dalam hal ini, pemerintah kota Surabaya melalui dinas kesehatan telah menyiapkan 19.000 dosis kepada masyarakat yang telah menjalani vaksinasi pertama dengan syarat membawa kartu vaksinasi dosis 1 (AZ) dari faskes kota Surabaya.

Dilokasi, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Febria Rachmanita mengatakan proses pelaksanaan vaksinasi massal di Lapangan Thor berlangsung dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Proses vaksinasi inipun berjalan dengan cepat, tertib, dan lancar.

Baca juga :

 

“Dari evaluasi kemarin, hari ini pintu masuk kita buka dulu semuanya supaya tidak ada penumpukan di luar. Alhamdulillah di dalam semua tertib dan taat prokes,” ujarnya, Sabtu 31 Juli 2021 siang.

Febri yang juga menjabat sebagai Ptl. Dirut RS dr. Soewandie Surabaya ini menjelaskan, berdasarkan data yang dimiliki oleh Dinkes Surabaya, saat ini terdapat kurang lebih sekitar 19 ribu warga Surabaya yang sudah mendapatkan vaksin AZ dosis pertama. Oleh sebab itu, pemkot menyiapkan 19 ribu vaksin AZ pada vaksinasi massal hari ini. Untuk mendukung kelancaran vaksinasi, pihaknya pun mengerahkan sekitar 500 tenaga kesehatan.

“Dari data yang seharusnya yang menerima dosis kedua, vaksin pertama sebelum tanggal 5 Juni itu ada 19 ribu orang. Tapi misalkan ini tidak memenuhi target ya kita akan alihkan untuk dosis pertama, karena tidak boleh lama-lama menyimpan vaksin,” paparnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti yang turut memantau jalannya vaksinasi menjelaskan bahwa hingga siang itu (pukul 12.00) vaksinasi belum mencapai 10 ribu orang.

Ia menyadari bahwasanya memang warga yang sudah masuk jadwal vaksin tahap kedua harus segera vaksinasi, tapi bisa jadi mereka tidak tahu di sini ada kegiatan vaksinasi lagi. ” Kedepan bisa kita informasikan kembali melalui Puskesmas atau ke tempat dimana mereka melakukan vaksinasi tahap pertama ,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Reni Astuti saat meninjau lokasi vaksinasi Astrazeneca di lapangan Thor Gelora Pancasila Surabaya, Sabtu 31 Juli 2021

Selain ketidaktahuan warga, penyebab minimnya yang melakukan vaksin bisa karena ada yang telah melakukan vaksin AZ dosis pertama kemudian terpapar. Juga beberapa syarat lain yang tidak terpenuhi sehingga masyarakat tidak melakukan vaksinasi.

“Artinya mungkin ada beberapa syarat yang belum bisa terpenuhi untuk mengikuti Astrazeneca yang kedua.” tutupnya.

Yang penting, informasi kegiatan vaksinasi yang akan dilakukan mudah di akses oleh warga, supaya warga yang belum divaksin dan sudah waktunya bisa segera di vaksin, tandas Reni. (BNW)