Politisi Gerindra dorong Pemkot Surabaya Angkat OS Penanganan Covid jadi PNS

0
162
Politisi partai Gerindra Surabaya sekaligus wakil ketua komisi D DPRD kota Surabaya, Ajeng Wira Wati (kanan) bersama host Halimur Rosyid saat diskusi kamisan Gerindra Jawa timur sesi ke-5 secara virtual yang mengambil tema "Kesejahteraan Nakes sebagai Prioritas", Kamis 29 Juli 2021 sore.

Surabaya NAWACITAPOST – Penyederhanaan pelaporan insentif tenaga kesehatan (nakes), disampaikan politisi partai Gerindra Surabaya, Ajeng Wira Wati saat menjadi narasumber diskusi kamisan Gerindra Jawa timur sesi ke-5 secara virtual yang mengambil tema “Kesejahteraan Nakes sebagai Prioritas”, Kamis 29 Juli 2021 sore.

Selain Ajeng, diskusi kamisan kali ini juga menghadirkan narasumber dr. Benjamin Kristianto (Owner Rumah Sakit Sheila Medika yang sekaligus anggota IDI Sidiarjo) dr Benjamin Kristianto. sebagai opening speech, bersama dengan dr. Asiuchul Alif (Direkrur Utama Rumah Sakit Fatma Medika Gresik). Serta dimoderatori oleh Halimur Rosyid (Wakil Sekretaris Gerindra Jatim).

Menurut Ajeng, penyederhanaan pelaporan insentif nakes dinilai penting karena saat ini kondisi di lapangan sangat tidak menentu.

Baca juga :

 

Untuk hal ini, ia menghimbau agar pemberian insentif kepada SDM Penanganan Covid 19 baik tenaga medis dan non medis bisa dilakukan lebih baik lagi, sehingga harapannya bisa meningkatkan penanganan covid dari hulu hingga hilir.

Wakil ketua komisi D ini juga mendorong kepada Pemkot Surabaya agar dapat mengangkat para OS medis dan non medis yang telah menjadi garda terdepan pelayanan covid sebagai PNS ( pegawai negeri sipil, red ), agar meningkatkan martabat tenaga pelayanan covid 19.

” Mereka menjadi garda terdepan walaupun statusnya tenaga Kontrak. Tidak hanya apresiasi berupa materi yang diperjuangkan tetapi juga pengabdiannya kepada masyarakat,” ungkapnya kepada Nawacitapost di sambungan selularnya.

Kepada masyarakat luas, bendahara fraksi Gerindra DPRD Surabaya ini menghimbau agar tetap melaksanakan protokol kesehatan 5M ( mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas, red ) serta mentaati aturan PPKM darurat.

” Hal ini kita lakukan sebagai dukungan kepada para nakes, supaya tidak ada lagi yang gugur dalam usahanya sebagai garda terdepan peperangan terhadap penanganan covid-19,” harapnya.

(BNW)