Tempat Usaha Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang Kemalingan

0
125
Tanjungpinang kepri
Kotak Infak yang dibobol maling.

Tanjungpinang, NAWACITAPOST– Pada hari pertama pelaksanaan PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) mikro, aparat gabungan sibuk melaksanakan tugas untuk pemutusan mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), akibat adanya peningkatan warga terkonfirmasi positif Covid-19 Sesuai laporan rilis  petugas dinas kesehatan Kota Tanjungpinang, maling beraksi tanpa rasa takut. Rabu (14/7/2021).

Tamu tak diundang menyatroni ruko dua pintu, tempat usaha milik Hendra jaya, yang juga wakil ketua DPRD Tanjungpunang, yang berdomisili di Batu 11, Kelurahan Air Raja  Tanjupinang Timur, beraksi leluasa tanpa rasa takut.

tangjungpinag timur, kepri
Tempat usaha Hendra jaya, yang Kemalingan.

Hendra Jaya, menjelaskan, bahwa maling tersebut masuk dengan mencongkel jendela belakang, kemudian mencongkel pintu tengah lalu dengan leluasa menjarah barang yang diinginkan.

Menurutnya, maling tersebut berhasil menggondol 5 tabung gas 3 kg, rokok disikat habis. Dan beberapa barang lain yang tak dirinci. Baginya yang lebih menyedihkan lagi beberapa kotak infak dari berbagai mesjid yang dititip pun dicongkel untuk  mengambil uangnya.

Ia berpendapat, akhir-akhir ini kasus pencurian meningkat di kota Gurindam (gelar kota Tanjungpinang) karena himpitan ekonomi. “Akibat semakin sulitnya ekonomi warga, lapangan kerja semakin sulit.

Pembongkaran tempat usahanya  wakil ketua DPRD ia berpandangan terkait atas meningkatnya pencurian belakangan ini di picu akibat semakin sulitnya ekonomi warga, lapangan kerja semakin sulit. Inilah buktinya, pencuri ambil barang yang mudah dijual. Harganya tak seberapa, yang penting jadi uang,” katanya sambil ketawa.

Ketika ditanya, apakah kejadian tersebut sudah dilaporkan kepihak berwajib apa belum?. Dia menyampaikan masih lisan. “Melaporkan secara tertulis tidak. Tetapi memberitahukan secara lisan sudah kita sampaikan pada aparat polisi,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi kepada Kapolsek Tanjungpinang Timur, belum ada jawaban.

Persoalan yang di hadapai masyarakat Kepri khususnya warga Tanjungpinang, bukan hanya sebatas Covid-19, tetapi persoalan  jangan sampai tak mengepul asap di dapur warga, akibat sulitnya lapangan kerja dan naiknya  harga sembako. (Yon)