Sumber foto: https://news.detik.com/

Jakarta, NAWACITAPOST – Penyidik Reskrim Polresta Jayapura Kota, Papua, menetapkan Mahdi Merhaban (MM) sebagai tersangka atas kasus pembunuhan pemilik Toko Emas Bintang Cenderawasih di Arso Jayapura.

Diketahui, MM merupakan selingkuhan istri pedagang emas Nasruddin alias Acik (44) yakni Virgita Legina Hellu / VLH (25) yang menjadi otak dalam pembunuhan ini.

Tersangka MM ditangkap di Bandara Sentani pada Sabtu (2/7) saat hendak keluar dari Papua. Sedangkan VLH diamankan di kampung halaman sang suami di Enrekang, Sulawesi Selatan.

Korban Nasaruddin dibunuh setelah tersangka Mahdi menghentikan kendaraan yang dikemudikan korban di Jalan Hanurata, Holtekam, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, pada 28 Juni lalu.

Isu yang berkembang, MM terlibat kasus pembunuhan di negara asalnya, namun masih dalam pengembangan pihak berwajib.

Dalam keterangan pers, Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Gustav Urbinas menyebutkan akibat perbuatannya, MM dijerat Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman penjara seumur hidup.

“Saat pemeriksaan, MM tak banyak bicara, walaupun ia fasih berbahasa Indonesia,” ucap Gustav.

Disinyalir VLH menjadi dalang pembunuhan suaminya sendiri, dengan membuat skenario perampokan. Seolah-olah ia dan suaminya dirampok dan ditikam.

Berdasarkan keterangan VLH, empat orang begal melarikan diri menggunakan mobil. Setelah sebelumnya sempat merampas tas milik VLH.

Dalam peristiwa yang menewaskan Nasruddin, VLH mengaku mengalami luka di tangan kanan. Sementara korban terkapar dengan posisi kepala menjuntai ke bawah usai ditikam sekian kali.

Baca juga :  Saatnya Kemenkumham Bertransformasi