Sumut, NAWACITAPOST – Polisi dari jajaran Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut bersama Polres Simaulungun saat ini masih menyelidiki kasus yang menimpa Almarhum Marasalem Harahap seorang jurnalis di Sumatera Utara yang menjadi korban penembakan orang tak dikenal (OTK) pada Sabtu (19/6) lalu.
Polisi masih terus mendalami saksi dan barang bukti termasuk selongsong peluru yang menewaskan korban.
“Tim masih terus bekerja di lapangan. Sudah beberapa orang saksi yang kita periksa dan barang bukti yang diamankan,” kata Kasbudit Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan , Selasa (22/6).
Nainggolan mengungkapkan saat ini pihaknya belum bisa menjelaskan lebih jauh soal jumlah saksi yang dimintai keterangan dan jenis barang bukti yang diamankan.
“Kami masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti di lapangan. Kalau soal selongsong masih perlu di uji balistik,” ujarnya.
Sebelumnya, Forum Wartawan Polda (FWP) mengaku kasus narkoba dan judi di Sumatera Utara sangat memprihatinkan. Menurutnya tewasnya wartawan di Pematang Siantar bukti jaringan narkoba di Sumut semakin kuat.
Ketua FWP zulkfli mengatakan kasus mafia narkoba ini sering dilaporkan ke pihak polisi, namun tidak pernah dilakukan penangkapan.
Baca: https://nawacitapost.com/daerah/2021/06/20/jaringan-narkoba-dan-bandar-judi-di-sumut-semakin-ganas-fwp-panglima-tn
“Kami tidak tahu mau ngadu kemana lagi kalau ngadu ke kantor polisi sudah berulang-ulang, tapi tidak pernag ada pelaku yang ditangkap,” ujarnya, Sabtu (19/6/2021).
Menurutnya, mafia narkoba telah membuat masyarakat Sumut resah dan kematian wartawan juga akan mengancam wartawan dalam mengungkap permainan mafia narkoba, maka sepatutnya Panglima TNI dan Kapolri turun tangan dalam meberantas mafia narkoba di Sumut.
“Kasus ini hanya dapat diatasi oleh Presiden, melalui Panglima TNI dan Kapolri, ” ucapnya.
Baca; https://nawacitapost.com/daerah/2021/06/20/ngadu-ke-presiden-jokowi-fwp-minta-pembunuh-wartawan-pembongkar-narkoba-dan-judi-di-sumut-terungkap
Sementara itu, wartawan datang dari Pematang Siantar, Marsal Harahap, tewas bersimbahdsrah sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit. Sebelum tewas, Marsal sering memberitakan soal perjudian dan narkoba di wilayah Pematang Siantar. Wartawan itu ditembak Sabtu pagi sekitar pukul 03.00 WIB.
Baca: https://nawacitapost.com/hukum/2021/06/21/mafia-narkoba-ancam-sumut-kapolri-harus-bersikap-tegas
Editor: Agus Irawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Rabu, 3 Juni 2026 | 21:00 WIB
Selasa, 2 Juni 2026 | 18:24 WIB
Senin, 1 Juni 2026 | 14:06 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:23 WIB
Minggu, 31 Mei 2026 | 16:23 WIB
Kamis, 28 Mei 2026 | 19:51 WIB
Selasa, 26 Mei 2026 | 12:23 WIB
Senin, 25 Mei 2026 | 22:01 WIB
Jumat, 22 Mei 2026 | 10:13 WIB
Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB
Kamis, 21 Mei 2026 | 08:47 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 09:32 WIB
Selasa, 19 Mei 2026 | 09:32 WIB
Senin, 18 Mei 2026 | 14:42 WIB
Rabu, 13 Mei 2026 | 09:55 WIB
Selasa, 12 Mei 2026 | 15:15 WIB
Senin, 11 Mei 2026 | 18:09 WIB
Senin, 11 Mei 2026 | 14:04 WIB
Selasa, 5 Mei 2026 | 15:31 WIB
Senin, 4 Mei 2026 | 11:43 WIB