Teladani Wali kota Surabaya, Lurah Tegalsari Ngantor di Balai RW

0
142
Lurah Tegalsari Setio Kustanto (baju batik) saat melakukan pelayanan warga di RW07, Senin (14/6/21)

Surabaya NAWACITAPOST – Sejak Kamis 20 Mei 2021 lalu Wali kota Surabaya Eri Cahyadi sudah berkantor di kelurahan. Menurutnya, hal ini dilakukan agar dapat mendengar langsung keluhan serta keinginan masyarakat. Dan, melalui masukan-masukan yang disampaikan oleh warga itu, ia berharap pemkot tidak salah ketika akan mengambil sebuah kebijakan.

Meneladani apa yang dilakukan orang nomor satu di Surabaya ini, Lurah Tegalsari Setio Kustanto juga melakukan hal yang sama yakni secara bergilir ngantor di balai RW. Khusus hari ini dan besok, (14-15/6/21) Lurah yang sudah menjabat 8 tahun di Tegalsari ini ngantor di Balai RW07 Pandegiling untuk melayani masyarakat setempat secara langsung.

Mempunyai visi dan misi yang sama, Lurah Setio berharap bisa memberikan pelayanan yang prima juga mendapat banyak masukan dari warga untuk semakin memajukan wilayah tempat tugasnya.

” Ini merupakan bentuk layanan jemput bola kepada masyarakat. Yang biasanya tidak bisa ke kelurahan di pagi atau siang hari, saat ini bisa terlayani malam di balai RW setempat, ” terangnya.

Pelayanan ini bertujuan mempermudah pengurusan dasar  seperti pengajuan dan pengambilan KTP, dan masalah kependudukan yang lain.

Terkait jadwal, Lurah Setio mengaku sudah mengatur bergantian 2 hari sekali untuk 7 RW di wilayahnya.

” Hari ini dan besok di balai RW07, rabu dan kamis kami akan ngantor di RW06 bersama pak camat sekaligus mengadakan perekaman data E-KTP baru. Begitu seterusnya sampai habis 7 RW setelahnya akan diputar kembali,” tandasnya

Pada kesempatan tersebut, Lurah Setio didampingi oleh beberapa staf kelurahan, ketua LPMK Muzan Thoib, serta pengurus RW07 bersama RT01 sampai RT09.

Ketua RW07 Tegalsari, disela pelayanannya kepada warga, Senin (14/6/21)

Sementara itu, ketua RW07 Ruswanto mengapresiasi apa yang dilakukan oleh pejabat diatasnya. Menurutnya, kedekatan antara pejabat dengan warga akan memberikan efek yang positif untuk pembangunan kota Surabaya khususnya di wilayah kelurahan Tegalsari.

Namun keinginan ketua RW yang baru menjabat di tahun 2020 ini adalah Wali kota yang harus turun ke RW supaya bisa semakin mempermudah urusan warga.

” Pak lurah sudah sering ke warga, harapan saya adalah pak Wali yang turun, karena masalah musrenbang seringkali menyulitkan kami selalu pengurus RW, ” ujarnya.

Terkait Musrenbang memang seringkali menjadi pertanyaan warga karena beberapa tahun ini semua usulan tidak terealisasi tanpa ada informasi yang jelas.

” Beri kami alasan yang pasti, karena musrenbang sudah berkali-kali diajukan namun tidak ada realisasi. Kami masih buta terkait aturan yang ada, apalagi saat ini masa peralihan kepemimpinan Wali kota,” Tukasnya. (BNW)