Peringati Bulan Bung Karno, PDI-P Surabaya Kupas Resep Mustika Rasa

0
180

Surabaya NAWACITAPOST – Dalam rangka peringatan bulan Bung Karno, DPC PDI Perjuangan Surabaya mengadakan Live Memasak dan Talkshow. Menariknya, dalam kelas memasak yang diselenggarakan di kantor kelurahan Beringin, dan diadakan secara hybrid dengan dihadiri secara langsung oleh warga secara terbatas, Minggu (06/06/21), mengupas tuntas Resep Mustika Rasa Bung Karno.

Diketahui bahwa Bung Karno pernah menginisiasi pengumpulan resep masakan Nusantara yang kemudian dibukukan dengan judul Mustika Rasa.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber anggota Komisi X DPR RI Puti Guntur Soekarno dan akademisi Universitas Airlangga Pribadi secara virtual dan dimoderatori oleh anggota TMP Surabaya Izzag Achmad. Acara juga menghadirkan chef millenial Ghea Novianti jebolan Ning Surabaya.

Penanggung Jawab acara Aryo Seno Bagaskoro menyampaikan bahwa kegiatan ini sengaja diadakan di tengah kampung untuk menghidupkan spirit Bung Karno di tengah masyarakat Surabaya.

“Bung Karno kecil lahir dan tumbuh di Kota Surabaya. Ada jejak Bung Karno di kampung-kampung Kota Surabaya. Momentum Juni Bulan Bung Karno menjadi momentum yang tepat bagi kami untuk membangkitkan memori kolektif warga Surabaya akan spirit Trisakti Bung Karno.”

Seno menjelaskan bahwa Mustika Rasa dapat menjadi strategi diplomasi kuliner bagi semua kalangan untuk menghidupkan semangat berdikari yang diajarkan oleh Bung Karno.

“Kami juga menitipkan satu buah buku Mustika Rasa kepada Ibu-Ibu yang hadir, sebagai simbol bahwa pemikiran dan hasil karya Bung Karno tetap hadir di tengah-tengah masyarakat Surabaya.”

Ketua Panitia Bulan Bung Karno Achmad Hidayat dalam sambutannya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan DPC PDI Perjuangan Surabaya untuk memeringati Juni Bulan Bung Karno.

Ketua Panitia Bulan Bung Karno Achmad Hidayat

“Talkshow buku Mustika Rasa yang bertebal 1123 halaman ini menjadi bagian dari peringatan Juni sebagai bulan Bung Karno yang diadakan oleh DPC PDI Perjuangan Surabaya. Kami mengharapkan kader PDI Perjuangan dan masyarakat luas dapat ikut serta menghayati kehadiran buku Mustika Rasa sebagai warisan yang harus dijaga.” (BNW)