Balikpapan, NAWACITAPOSTSituasi Pandemi Covid -19, Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly tetap menyapa jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT). Seperti yang dialami Kepala Lembaga Pemasyarakatan  Kelas II A Balikpapan Pujiono Slamet. “Pak Yasonna sangat perhatian, menyapa dan menanyakan kabar kami UPT,” ujar Pujiono.

Baca Juga : Ultah ke-68 Yasonna Laoly, Kalapas Kelas II A Cikarang: Menkumham Ingin Wujudkan Pelayanan Prima  yang Bebas Korupsi

BEGITUPUN kepemimpinan Pak Yasonna sangat  mengayomi dan selalu rmenunut kami bawahannya, tanpa membeda-bedakan.

Semoga, Menteri yang hobinya bersepeda dikala libur tetap sehat. Hal terkait lainnya, banyak inovasi yang dilakukan orang nomor satu di Kemenkumham terutama kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP)

Terkait wilayah bebas korupsi  (WBK) atau wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) atau wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) Lapas Kelas II A Balikpapan, ujar Pujiono persiapan sudah dilakukan dan berharap bisa meraih WBK dan WBBM.

Dalam perjalanan di Lapas ini, kata Pujiono,  tentu ada kendala dan hambatan, tapi berkat kesigapan pak Yasonnsa semuanya, bisa diatasi sesegera mungkin.

Mengenai adanya himbauan dari Presiden Jokowi dan Menkumham Yasonna, supaya kegiatan pejabat atau ASN dipbulikasikan, itu bagus. Manfaatnya banyak, jadi tidak ada yang ditutupi, dan khususnya lapas sebagai tempat warga pembinaan bagi masyarakat benar-benar bernilai positif.

Yang jelas dan pasti, Pak Yasonna bagi kami di UPT Lapas Balikpapan, menjadi panutan dan teladan,, dan selalu menegur jika kami salah, hanya diketahui berdua saja, dan tidak menyebar kemana-mana, jelas Pujiono.

Baca juga :  Kakanwil Apresiasi Satker Jajaran Kanwil Banten Terima Penghargaan Katyadhika Madya dari Menkumham